40 Days in Europe. Film Mengisahkan Perjalanan Mustahil Musisi Indonesia di eropa

Anda tidak akan pernah menapakkan kaki ke Eropa jika mengikuti logika. Perjalanan ini bukan matematika!”

Sepenggal kalimat kutipan dari buku karya Maulana M. Syuhada yang juga diberi judul 40 Days In Europe. Di mana buku tersebut yang memberikan semangat impian dan suatu kisah mustahil itu bakal segera dibikin sebuah film.

40 Days in Europe segera dibuat film layar lebar dengan format film dokumenter. Kisah bermula dari tiga puluh lima anak Indonesia penuh semangat yang membawa misi untuk memperkenalkan warisan bangsa tersebut di daratan Eropa, ternyata menemui banyak masalah yang sangat kompleks.

40 days in europe film
40 days in europe film

Warisan bangsa Indonesia yang ditonjolkan di film ini adalah musik angklung, dari kelompok angklung sekolah menengah. Kisah berlanjut ketika tim tersebut berada dalam krisis keuangan dan di ambang perpecahan selama misi 40 hari-budaya di Eropa. Lalu ia harus menghilangkan ego dan menunjukkan kepemimpinannya atau tim akan berantakan.

Di film ini, Maulana M. Syuhada memberi gambaran bagaimana anak-anak tersebut mengujungi daerah-daerah yang masih kental akan nilai budaya lokalnya, seperti Vert-le-Petit di Perancis, Victorian Buildings di Aberdeen, sampai ke pegunungan Tatras di Zakopane.

“Kami berharap film ini tidak hanya mempromosikan angklung dan budaya Indonesia. Tetapi lebih dari itu, film ini harus menginspirasi banyak orang. Terutama menginspirasi untuk generasi muda, tentang kepemimpinan, dan kewirausahaan.” begitulah ungkap Maulana M. Syuhada.

Sebelum mulai dibikin proses produksinya, tim 40 Days In Europe sedang melakukan online crowd funding di situs indiegogo.com untuk membiayai film ini. Film yang mengambil lokasi di tujuh negara termasuk Indonesia, Jerman, Belgia, Perancis, Skotlandia, Republik Ceko dan Polandia ini memakan biaya sekitar Rp 10 Milyar.

Irfan A. Ofa

Masih-mahasiswa. Masih-manusia. Pemerhati dan Pegiat Dunia Internet. Blogger. Ads-Publisher. Percaya alien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.