7 Kebiasaan Keseharian Untuk Meningkatkan Produktivitas

Beranda — Kebiasaan dalam keseharian kamu, bisa jadi akan dapat memengaruhi kehidupanmu ke depannya. Beberapa acuan kebiasaan keseharian dari orang-orang yang terlebih dahulu mencicipi tangga kesuksesan, mungkin bisa kamu terapkan. Sehingga, langkah awal kebiasaan keseharian yang baik, bisa menjadi bagian motivasi untuk diri kamu.

Di bawah ini kamu akan menemukan senarai (daftar) dari acuan kiat-kiat yang akan membantu kamu dalam mengisi keseharianmu, yang semoga menjadi langkah baik dalam menunjang kesuksesan.

Mereka Membuat Daftar

membuat daftar aksi pada hari ini
membuat daftar aksi pada hari ini—
thyme-is-honey.com/2013/07/12/make-the-most-of-each-day/

Membuat daftar harian terlebih dahulu di pagi hari. Seperti menulis hal-hal apa saja yang ingin kamu capai dan selesaikan pada hari itu.  Membuat “daftar tindakan” menjadikan orang-orang sukses tetap menjadi pribadi yang jujur, termotivasi, dan terus-menerus dapat berkembang.

(Kiat: melakukan hal pertama ini di pagi hari. Buatlah daftar singkat dari semua hal yang kamu butuhkan, dan ingin kamu capai dan selesaikan pada hari itu.)

Mereka Memaksimalkan Waktu

memaksimalkan waktu
memaksimalkan waktu—
www.etsy.com

Selalu ada sesuatu untuk belajar, atau hal-hal yang perlu untuk dilakukan. Orang-orang sukses merangkulnya. Memiliki waktu yang luang begitu banyak, ada indikator bahwa ada tantangan yang kurang, yang belum kamu jajal.

(Kiat: Berkonsentrasi dan mencoba mengisi waktu luang kamu – misalnya: satu jam praktek editing video, setengah jam kemudian membaca buku editing video, setengah jam menonton film indah karya orang lain, ulangi.)

Mereka Merenungkan Kesalahan & Mengembangkannya

renungkanlah dan mari berkembang
renungkanlah dan mari berkembang—
flickr.com/photos/wonderlane/6769349481

Ketika dihadapkan dengan tantangan, cobalah untuk mengatasi rasa takut, atau kembali dari “kegagalan,”. Orang-orang sukses, fokusnya pada perkembangan, ketimbang dari kegagalan saja.

(Kiat: Saat merasakan apa itu kekecewaan, maka bercerminlah dan cobalah menulis 3 hal yang tidak beres dalam proses, dan bagaimana kamu mencoba memperbaikinya nanti.)

Mereka Membatasi Dari Distraksi Teknologi

mendapat distraksi
mendapat distraksi—
flickr.com/photos/jeepersmedia/10428477993

Pada era kekinian, kita telah hidup di dunia yang terus-menerus dirangsang oleh komunikasi elektronik. Mulai dari pesan teks, chat, media sosial, bersurel, dan apa pun itu yang berhubungan dengan gadget.

(Kiat: Sesekali, sempatkanlah diri untuk membatasinya. Rangsang diri sendiri untuk memahami pikiranmu dengan membatasi dari distraksi gadget.)

Mereka Lupakan Tentang Kesempurnaan

hindari terfokus kesempurnaan
hindari terfokus kesempurnaan—
flickr.com/photos/familymwr/5547426760

Eric Thomas merangkum sempurna dengan pernyataannya, “Tidak akan pernah ada waktu yang tepat untuk melakukan hal yang besar.” Orang-orang sukses memahami hal ini.

(Kiat: Lebih baik memikirkan seberapa besar usaha kamu dalam melakukannya. Dan jangan pikirkan akan kesempurnaan atau perfeksi. Karena tiada kesempurnaan yang hakiki.)

Mereka Melakukan Hal Baik, Tapi Tidak Menonjolkan Kepada Orang Lain

fokus pada hal yang baik
fokus pada hal yang baik—
flickr.com/photos/thenovys/3922030148

Hasil dari didikan media massa, telah menciptakan bahwa gagasan orang-orang sukses selalu tampil di depan orang lain. Sebagian masyarakat pun sering mendiskreditkan jumlah kerja keras, latihan, dan malam tanpa tidur.

(Kiat: melakukan sesuatu yang kecil setiap hari, selama seminggu penuh, untuk proses raihan impimu.)

Mereka Mendefinisikan Sukses Sendiri

mendefinisikan kesuksesan
mendefinisikan kesuksesan—
flickr.com/photos/nishanthjois/4232946477

Tiap orang, sukses itu memiliki definisi tersendiri. Bisa saja ada orang bilang, bahwa sukses ialah memiliki rekening bank yang besar, pasangan seksi, atau kendaraan mewah. Namun, sukses sesederhana dapat menyenyap kopi di pagi hari pun dapat diartikan sukses di pribadi masing-masing.

(Kiat: Melihat ke orang-orang yang kamu idolakan dan bisa jadi panutan. Tuliskan apa yang kamu suka tentang mereka. Kemungkinan besar bahwa kata sifat dan emosi kamu dapat pengaruh dari mereka, lalu menjadi motivasi tersendiri.)

Artikel ini disadur dari lifehack.org/articles/productivity/16-everyday-habits-highly-productive-people.html

Irfan A. Ofa

Masih-mahasiswa. Masih-manusia. Pemerhati dan Pegiat Dunia Internet. Blogger. Ads-Publisher. Percaya alien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.