Comeback Tertunda, 2PM Tuntut Sutradara MV

Baru saja kelar dengan promosi album barunya, 2PM rupanya tersandung masalah. Group yang berada dibawah naungan JYP Entertainment Agency tersebut baru saja menuntut sutradara MV terbarunya senilai 50 Juta Won atau setara dengan USD 42,400.

2pm tuntut pembuat MV
2pm tuntut pembuat MV

Dalam pernyataan resminya kemarin, penanggung jawab hukum JYP selaku agensi yang membawahi 2PM melayangkan tuntutan resmi kepada CEO of Dexter Lab, Han Sa Min. Dexter Lab dituding secara sepihak menghentikan pembuatan music video boyband asal Korea Selatan tersebut yang berakibat dengan ditundanya jadwal comeback 2PM ke panggung hiburan.

“CEO Dexter Lab, Han Sa Min memberitahu kita pihaknya tak dapat melakukan syuting untuk MV terbaru.  Alasan yang dikemukakan Dexter Lab adalah karena salah satu artis yang bersangkutan memiliki jadwal promosi pada waktu yang bersamaan. Pihak Han Sa Min pun lantas secara sepihak menghentikan produksi 4 hari sebelum waktu syuting yang ditentukan.” Ungkap salah satu perwakilan dari JYP.

Mundurnya jadwal produksi MV ini menyebabkan Hottest -fans 2PM- terpaksa harus bersabar 2 minggu lebih lama sebelum melihat sang idola di atas panggung.

Namun bukan itu saja. Tertundanya jadwal kembalinya 2PM pun membuat jadwal 2PM kacau dan harus mondar-mandir Korea Selatan. Selain itu tentu saja, perubahan jadwal untuk perilisan MV dan album, hingga perubahan rencana marketing dari JYP.

Disisi lain, pihak Dexter Lab mengungkapkan bahwa sejak awal tak ada kontrak resmi antara pihaknya dengan JYP. Serta tak adanya persetujuan untuk tanggal pasti syuting MV terbaru 2PM.

Chairunisa Amalia Hapsari

Dreamer, Chocolate Lover, Travel Buff, Family Women, Movie Freak, and can't stand a day without Music.