Dewi Perssik Ogah Bahas Isu Diminta Buka Baju Oleh Sandiaga Uno

Majunya Sandiaga Uno sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub kali ini rupanya membuka kembali isu dirinya di masa lalu. Menurut isu yang kembali diangkat, Sandiaga Uno pernah meminta Dewi Perssik untuk membuka baju di dalam sebuah acara.

Baca Juga: Mengejutkan, Dewi Perssik Ngaku Pernah Diminta Buka Baju Oleh Sandiaga Uno di Bali

Disinggung soal isu di atas, Dewi Perssik memilih untuk bungkam. Ia ogah membahas kejadian yang sudah berlalu.

“Berita-berita itu semuanya terlalu menghebohkan. Kalaupun memang itu terjadi, yang sudah, ya, sudah. Aku tidak pernah mau mengungkit sesuatu yang pernah terjadi,” penyanyi yang akrab disapa Depe tersebut saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (21/2/2017) seperti dikutip Beranda dari Tribun.

Dewi pun menyadari jika terangkatnya kembali isu ini karena faktor politik terkait dengan Sandiaga Uno yang bakal bertarung di putaran dua Pilgub DKI nanti. “Ya, dengan adanya ini, jadi kebawa-bawa. Biarin aja orang mau buat apa pun,” ucap Dewi Perssik.

(c) kolase ist

Penuturan Dewi Perssik perihal diminta buka baju oleh Sandiaga Uno tersebut terjadi dalam acara talkshow yang dipandu Deddy Corbuzier dan Farhat Abbas pada 2014 lalu. Di acara tersebut, Farhat Abbas menanyakan insiden yang dialami Dewi Perssik ketika tengah manggung di Bali pada 2008.

“Ada teman saya yang bilang, ‘Buka baju, buka baju,'” ucap Farhat Abbas.

“Yang bicara demikian adalah bapak Diego,” ujar Dewi Perssik menanggapi tuturan Farhat Abbas.

“Sandiaga Uno?” timpal Farhat Abbas.

“Ya, yes. Saya masih ingat. Karena siapa pun orang yang membuat air mata kedua orangtua saya, saya pasti ingat,” tutur Dewi Perssik.

Baca Juga: Menyimpan Dendam, Dewi Perssik Ungkap Fakta Pernah Dilecehkan Nassar

Sementara itu, Sandiaga Uno beranggapan jika isu dirinya pernah meminta Dewi Perssik buka baju tak lebih dari isu untuk menjatuhkan dirinya. Menurut pasangan Anies Baswedan ini, isu yang terangkat kembali seperti ini adalah hal yang lazim di dunia politik.

“‎Ini nggak perlu saya yang klarifikasi, karena ini sebuah fitnah, serangan yang sudah difabrikasi berkali-kali. Jadi, nanti kalau perlu tanggapan, bisa diminta tanggapan ke media center,” ujar Sandiaga Uno seperti dikutip Beranda dari Tribun.