Wow…Inilah 5 Film Dewasa Yang Meraup Pendapatan Fantastis

Ups jangan salah ya sahabat Beranda, yang dimkasud film dewasa bukanlah film porno loh ya. Film dewasa disini adalah film mainstream Hollywood yang diproduksi oleh rumah produksi yang besar dan berisi oleh artis dan aktor terkenal. Yang dimaksud dewasa disni tentu saja muatan atau kontent film itu sendiri. Dewasa yang dimaksud pun bukan hanya berisi muatan seksual semata. Kekerasan dan umpatan serta kata-kata kotor, bisa membuat suatu film dimasukan dalam kategori film dewasa. Film-film tersebut biasanya dilabeli dengan R(Restricted) artinya sangat tidak disarankan bahkan dilarang oleh penonton dibawah 17 tahun. Meski begitu, tak semua film dewasa mainstream Hollywood rugi bandar loh sahabat Beranda. Ada setidaknya 5 film dengan kontent dewasa yang meraih penghasilan fantastis. Apa sajakah itu?

5.   The Hangover Part 2 (2011)

Film komedi the Hangover part 2~www.richardcrouse.ca
the Hangover part 2~www.richardcrouse.ca

Rating: R
Pendapatan: 254 juta dolar AS (Rp3.1 triliun)
Diantara trilogy film komedi Hangover, yang part dua dan dirlis 2011 tahun inilah yang paling kontroversial namun juga memperoleh pendapatan yang fantastis. Film yang dibintangi oleh Bradley Cooper, Ed Helms, Zach Galifianakis, Ken Jeong, Jeffrey Tambor, Justin Bartha dan Paul Giamatti ini mungkin saja mendapat score average (rata-rata) dari IMBD. Namun tak dipungkiri penonton sangat menyukai aksi komedi yang dilakukan para artis dan aktor di film ini. Tak ayal pendapatan 254 juta dolar AS (Rp3.1 triliun) dikantongi film ini.

4.   The Hangover (2009)

Film Komedi the Hangover~www.thesun.co.uk
the Hangover~www.thesun.co.uk

Rating : R
Pendapatan: 277 juta dolar AS (Rp 3.5 triliun)
Dan lagi-lagi film dengan muatan seksualitas, kekerasan, slapstick dan kata-kata umpatan the Hangover ini kembali menduduki posisi keempat, sebagai film dewasa dengan penghasilan fantastis. Awalnya, film yang diproduksi oleh WarnerBros ini adalah cikal bakal geng para pria “gila” yang dipimpin oleh Bradley Cooper. Selain mendapatkan pendapatan yang lumayan fantastis, film ini juga mendapat respon yang cukup baik dari penontonya.

3.   The Matrix Reloaded (2003)

Film aksi fantasi, the Matrix Reloaded~www.richardcrouse.ca
the Matrix Reloaded~www.richardcrouse.ca

Rating: R
Pendapatan: 281 juta dolar AS (Rp 3,6 triliun)
Film yang dibintangi oleh Keanu Reeves ini terkenal dengan beberapa adegan ikoniknya hingga saat ini. Tak hanya itu, film ini juga mendapat penghargaan baik dari BAFTA Awards atau Academy Awards. Namun film yang mendapat untung hingga Rp.3,6 triliun ini juga mendapatkan rating R atau dewasa dari MPAA. Pasalnya selain adegan kekerasan, film ini juga penuh dengan adegan sensual.

2.   American Sniper (2015)

Film perang American Sniper~teaser-trailerz.blogspot.com
American Sniper~teaser-trailerz.blogspot.com

Rating: R
Pendapatan: 322 juta dolar AS (Rp 4,1 triliun)
Sampai saat ini, film yang dibintangi si ganteng Bradley Cooper ini masih menui kontroversi serta pro dan kontra hingga kini. Namun tak bisa dihindari, pro kontra dalam film ini justru meningkatkan minat penonton untuk menonton film di bawah pengarahan Clint Eastwood ini. Bahkan film ini menjadi blockbuster dengan pendapatan mencapai 4 trilliun mengalahkan pendahulunya, Saving Private Ryan. Film ini diberi ratting R karena penuh adegan kekerasan yang sadis.

1.   The Passion of Christ (2004)

Film agama, the Passion Of The Christ~pixgood.com
the Passion Of The Christ~pixgood.com

Rating: R
Pendapatan: 370 juta dolar AS (Rp 4,7 triliun)
Perlu keberanian besar yang luar biasa untuk mengangkat film bertema agama ke permukaan. Salah sedikit saja, film tentang agama bisa menimbulkan pro dan kontra bahkan perang dan pembunuhan. Dan Mel Gibson sebagai sutradara melewati batas keberanian ini degan mirilis film, The Passion of Christ ini. Film yang dibintagi oleh Jim Caviezel ini mengundang polemik serta pro dan kontra. Film inipun diboikot dimana-mana dan Mel Gibson menerima teror serta ancaman. Namun tak dapat dipungkiri film ini benar-benar berhasil mencuri perhatian khalayak. Tak ayal pendapatan triliunan pun diraih mereka. Namun tak semua orang bisa menonton film ini dikarenakan adegan sadis penyiksaan panuh darah yang ada didalamnya.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.