Filosofi Kopi. Film yang Diangkat Dari Buku Fiksi Karya Dee Lestari

Jakarta— Film Filosofi Kopi merupakan film bertemakan tentang kopi yang diangkat dari buku karyanya Dewi Lestari. Di buku fiksi karya Dee—nama pena dari Dewi Lestari—berinti tentang kisah bagaimana perjuangan seorang yang memiliki hobi terhadap kopi dan memaknai kopi dari sudut pandang kehidupan. Dan kini, Filosofi Kopi dihadirkan dalam bentuk sebuah film.

buku filosofi kopi
buku filosofi kopi—coepeach4love.blogspot.com

Gleen Fredly. Seniman dalam bidang tarik suara itu beraksi kembali dengan menjadi seorang produser film. Glenn sebelumnya sukses menjadi produser untuk Cahaya dari Timur yang mengangkat tema tentang perdamaian sosial. Kini lewat Filosofi Kopi, Gleen bercerita tentang pencarian makna kehidupan.

“Film ini misinya beda dari film yang dahulu. Sebelumnya tentang perdamaian sosial, sekarang tentang barista. Tentang pencarian makna kehidupan lewat kopi yang dikemas secara menarik,” kata Gleen di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (8/1/2014) yang dikutip dari liputan6.com.

filosofi kopi film
filosofi kopi film

Dan, seorang Angga Dwimas Sasongko akan bertindak sebagai sutradara dari film Filosofi Kopi. Angga Dwimas Sasongko mengatakan dalam memproduksi film ini, memerlukan 2 tahun dalam memproses cerita pendek yang dibuat oleh Dewi Lestari ke layar lebar.

“Prosesnya sudah dua tahun lalu, berinteraksi dengan Dewi Lestari mengembangkan cerita pendek ke layar lebar,” ujar Angga Dwimas Sasongko dalam konferensi pers yang berlangsung, di Exodus Dining, Kuningan City, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2015) yang dikutip dari sindonews.com

Akan ada hal berbeda dengan film yang cocok untuk penikmat kopi ini. Adalah soal konsepnya. Sang sutradara membeberkan bahwa Filosofi Kopi membawa konsep user generated content yang berbeda ketimbang film kebanyakan. Konsep ini berarti penonton atau penggemar perfilman dapat terlibat dalam pembuatan naskah dan menjadi produser digital. Konsep tersebut dengan mengajak pecinta film memberi masukan dalam pembuatan naskah. Cara mengumpulkan masukan itu pun dilakukan secara digital.

Plot Cerita Film Filosofi Kopi

poster filosofi kopi

Film ini akan dimainkan oleh dua sahabat yang diperankan oleh Chicko Jericko sebagai Ben yang mempunyai keahlian Barista dan Rio Dewanto sebagai Jody seorang pebisnis kopi. Film ini akan membawa dua sahabat ini mencari sosok jati diri dan perjalanan berdamai dengan masa lalu melalui kopi.

Film ini memiliki Sebuah tantangan untuk membuat kopi yang sempurna dari seorang dua sahabat tersebut. Terlebih membawa Ben dan Jody berpetualang menyusun serpihan masa lalu mereka, yang penuh liku-liku dengan orang tua mereka masing-masing.

Film Filosofi Kopi diklaim akan menjadi user generated movie pertama, karena mengajak penggemar memilih konsep visual film melalui platform digital.

Para Pemain Filosofi Kopi

Aktor dan aktris yang berperan dalam film ini antara lain adalah Chico Jericho, Rio Dewanto, dan Julie Estelle. Mereka telah memulai syuting semenjak 10 Januari ini.

chicco filosofi kopi
chicco filosofi kopi

Chicco Jericho berperan sebagai Ben, seorang yang sangat mencintai kopi. Ben merupakan anak petani kopi yang ibunya telah meninggal.

“Ben ini orang yang sangat ambisius dengan kopi. Dia adalah barista (penyaji kopi) nomer satu di Indonesia. Jika ada kopi yang enak, sudah pasti buatan Ben,” kata Chicco di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2015) yang dikutip dari liputan6.com.

julie estelle filosofi kopi dee lestari
julie estelle filosofi kopi dee lestari—liputan6.com

Lalu, Julie Estelle, akan memerankan tokoh bernama El, seorang Q Grader atau pencicip kopi profesional dari Prancis. Sebelum memulai proses syuting, Julie lebih dulu melakukan beberapa riset untuk lebih mengetahui tentang kopi. Hal tersebut pun ternyata memberikan pengalaman baru untuknya sebagai penikmat kopi.

“Beda banget sama film aku sebelum ini. The Raid film action jadi butuh latihan fisik yang intensif. Kalau di sini menggali emosi dari karakter El. Itu tantangan buat saya, banyak yang harus saya eksplor,” kata Julie saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2015) seperti yang diungkapkan kepada liputan6.com.

rio dewanto filosofi kopi
rio dewanto filosofi kopi

Kemudian, Rio Dewanto, memerankan tokoh Jodi. Mengungkapkan film ini nuansa konsep seperti film Insterstellar.

“Ada konflik antara orangtua dan anak. Kayak Interstellar, bagaimana membentuk mindset penonton dibangun dari hubungan bapak dan anak,” kata Rio saat jumpa pers di kawasan Kuningan City, Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2015).

Soundtrack Film Filosofi Kopi

“Semesta” dari Maliq & D’Essentials dan “Kisah Secangkir Kopi” dari Robby, personel Navicula. Dua lagu itu akan menjadi lagu pengiring dari film Filosofi Kopi.

“Saya sendiri ingin bisa melibatkan musisi yang memiliki signature di musik. Yang pasti terlibat Maliq & D’Essentials, judulnya “Semesta”. Robby ‘Navicula’dengan ‘Kisah Secangkir Kopi’, Dewi Lestari, dan akan ada pencarian bakat untuk mengisi soundtrack,” terang Glenn kepada media di Jakarta Selatan, Kamis (8/1/2015).

 

—Beranda.co.id

Irfan A. Ofa

Masih-mahasiswa. Masih-manusia. Pemerhati dan Pegiat Dunia Internet. Blogger. Ads-Publisher. Percaya alien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.