Ini Adalah Kenapa Film Stand By Me Doraemon Wajib Kamu Tonton

Siapa sih yang masa kecil—bahkan hingga kini—yang tidak mengenal sosok robot ajaib dari masa depan bernamakan Doraemon? Robot kucing berwarna biru tersebut adalah karakter anime yang tidak hanya masyarakat Jepang yang menggemarinya, orang-orang Indonesia telah akrab dengan anime ini. Tontonan kisah kocak Nobita, Doraemon, Shizuka, Giant, Suneo, dll yang sampai kini masih ditayangkan di televisi nasional.

Nah, selain serial kartunnya yang masih ditayangkan kini. Terdapat film animasi yang akan segera diputar di Indonesia. Ialah berjudul Stand By Me.

Stand By Me adalah film Doraemon yang dibikin berbeda dibanding film sebelumnya. Karena kemasan film Stand By Me tidak berbalut kartun 2D saja seperti manga asli karya Fujiko F. Fujio, namun ini adalah pertama kalinya film yang akan menguras air mata ini dibikin dalam format CG 3D.

Berikut, Beranda hendak mengulas 5 alasan kenapa Film Stand By Me Doraemon wajib kamu tonton.

Hadir Pertama Dalam Bentuk Film Berteknologi CGI

doraemon stand by me film CGI
doraemon stand by me film CGI—sidomi.com

CGI adalah Computer Generated Imagery. Sudah jamak film-film animasi kekinian memakai teknologi ini. Suatu tehnik penerapan teknologi komputer grafik untuk pembuatan efek kusus pada suatu film.

Dan, Stand By Me Doraemon adalah film Doraemon pertama kali yang menggunakan penerapan seperti ini. Jika dalam film-film Doraemon sebelumnya hanya menggunakan format animasi 2D layaknya serial televisi.

Beberapa perbedaan yang kasat mata pun dibuat oleh tim produksi film ini, termasuk penggambaran wajah para tokoh serta alat-alat masa depan yang dibuat seolah-olah nyata.

Bahkan, tim produksi menjanjikan animasi dalam Stand By Me Doraemon sangat berbeda dengan yang pernah ditemukan pada judul-judul film animasi 3D lainnya.

Serial Televisi Doraemon Sudah Kamu Khatamkan? Saatnya Bernostalgia Kembali

nostalgi di film stand by me
nostalgi di film stand by me—jurnalotaku.com

Bagi kita yang tumbuh di akhir era 1980an maupun awal 1990an, Doraemon telah menjadi salah satu bumbu tersendiri dalam menemani akhir pekan kita sejak mengudara di salah satu TV swasta pada 1989.

Bahkan setelah kita beranjak remaja dan dewasa pun, Doraemon masih mengudara setiap Minggu hingga tak terasa usia kita yang tadinya lebih muda dari Nobita dan kawan-kawannya, kini sudah lebih tua dari mereka.

Untuk semua pecinta Doraemon yang pernah merasakan masa-masa seperti itu, Stand By Me Doraemon menjadi kesempatan yang sangat besar untuk bernostalgia mengenang kembali masa kanak-kanak.

Kompilasi Episode Terbaik Untuk Ajang Kita Bernostalgia

kompilasi episode terbaik doraemon film
kompilasi episode terbaik doraemon film—dmcdn.net

Untuk mendukung akan kita bernostalgia pada tontonan masa kecil. Salah satu inovasi yang dilakukan oleh tim produksi Stand By Me Doraemon adalah dikumpulkannya beberapa episode terbaik manga maupun serial televisi klasik yang dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah film.

Kabarnya, beberapa episode yang ada mencakup “Semua Jalan dari Negeri Masa Depan”, “Romansa di Pegunungan Bersalju”, “Malam Nobita Sebelum Pernikahan”, dan “Selamat Tinggal, Doraemon…”.

Bahkan, tim produksi juga memberikan sebuah konklusi terhadap film ini, sehingga menimbulkan kesan kepada kita bahwa Doraemon bukanlah sebuah kisah tanpa ujung dan akhir.

Romansa Percintaan Nobita dan Shizuka

romansa nobita dan shizuka menikah
romansa nobita dan shizuka menikah—merahbirunews.com

Selama ini, kita selalu melihat bagaimana Nobita sangat menyukai Shizuka dan berharap bisa menjadi pendampingnya. Namun di beberapa cerita, Nobita ternyata menikah dengan Jaiko.

Nah, di film ini Nobita awalnya bakal diberitahu oleh cucu dari cucunya kalau ia nantinya mempersunting Jaiko. Namun, pada akhirnya, Nobita pun harus berjuang keras agar bisa merebut hati Shizuka dengan satu pengorbanan.

Melirik kembali trailernya, kita melihat Shizuka dan Nobita tengah mendaki pegunungan bersalju. Pada suatu momen, kita mendengar Shizuka mengatakan “Ya” untuk menjawab pertanyaan Nobita. Tetapi, ada satu adegan dramatis yang memperlihatkan Shizuka sedang pingsan.

Semua misteri hubungan asmara antara Nobita dan Shizuka, tentunya hanya bisa terjawab setelah kita menonton Stand  By Me Doraemon.

Penonton Jepang Menangis Tersedu-sedan Seusai Film Epik Ini

akhir kisah doraemon
akhir kisah doraemon—badtaste.it

Setelah Stand By Me Doraemon diputar untuk pertama kali di Jepang pada 8 Agustus 2014 lalu, para penggemar film di Negeri Sakura itu pun berbondong-bondong ke bioskop bersama keluarga untuk menyaksikan aksi sang robot kucing.

Alhasil, reaksi para penonton pun beragam. Slogan “Tangisan Dora” yang ditampilkan di akhir trailer, ternyata menjadi kenyataan. Film ini cukup ampuh membuat para penonton Jepang menangis.

Bahkan, sebuah survei di internet menyatakan ada sekitar 88,4 persen responden yang mengaku menangis saat menonton film arahan sutradara Takashi Yamazaki dan Ryuichi Yagi ini.

Memang ini adalah semacam konklusi dari serial Doraemon selama ini. Tak ayal penonton setia Doraemon dipastikan akan terasa sedih dengan ending dari Doraemon pada film Stand By Me.

 

film stand by me
film stand by me—crunchyroll.com

Sayangnya, film Stand By Me yang memang wajib kamu tonton ini, hanya akan tayang di Jakarta saja. Tayang perdana pada tanggal 10 Desember 2014 di Blitzmegaplex.

Irfan A. Ofa

Masih-mahasiswa. Masih-manusia. Pemerhati dan Pegiat Dunia Internet. Blogger. Ads-Publisher. Percaya alien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.