Ini Alasan Zuckerberg Selalu Pakai Kaos Saat Kerja

 

mark zuckerberg CEO Facebook
http://www.fbnstatic.com/static/managed/img/fb2/Facebook-CEO-Mark-Zuckerberg-at-F8.jpg

Kalau saat ini kita menyebut kata facebook, mungkin sebagian besar orang sudah tau. Apalagi kalau bukan situs jejaring sosial yang saat ini paling sering digunakan oleh masyarakat seantero bumi ini. Jika Anda ragu dengan ketenaran facebook, Anda bisa coba buktikan dengan cara pergi ke tempat yang ada hotspotnya. Coba Anda amati browser para pengguna yang sedang online, di salah satu tab browsernya pasti terselip Facebook.

Ya sudah, mari tinggalkan bahasan tentang facebook sejenak, kita beralih membicarakan CEO nya saja. CEO Facebook , Mark Zuckerberg memang terkenal dengan orang yang sederhana alias simpel kalau masalah penampilan baju. Mungkin hampir sama dengan Tim Cook CEO Apple yang selalu berpenampilan statis dari tahun ke tahun. Bahkan saat rapat direksi ia lebih sering mengguanakan kaos dibanding menggunakan kemeja dan jas mahal.

http://img2.bisnis.com/bandung/posts/2014/10/24/519556/mark.jpg
http://img2.bisnis.com/bandung/posts/2014/10/24/519556/mark.jpg

Karena kebiasaan Mark yang terbilang tidak biasa tersebut, ada beberapa awak media yang bertanya kepada Mark mengenai kebiasaannya yang tidak lumrah itu. Kata Mark, ia selalu tampil dengan kaos karena memiliki alasan tersendiri. Lalu apakah sebenarnya alasan Mark selalu menggunakan kaos saat kerja?.

Siapa sangka ternyata alasan yang dituturkan Mark cukup sederhana, bahwa dia hanya tidak suka berlama-lama di depan cermin. Ungkapannya itu membuat awak media yang mewawancarainya terkagum. Saat sebagian besar bos di dunia ini repot dengan penampilan dan gaya berpakaian mereka, malah orang nomor 1 Facebook ini tidak terlalu memikirkan penampilan.

“Saya benar-benar ingin mempermudah hidup saya dan membuat sedikit keputusan untuk itu, kecuali cara terbaik untuk melayani masyarakat,” lanjut Mark pada awak media.

Dalam sebuah pidatonya Mark juga sempat berkata ” Saya sangat beruntung karena ketika bangun tidur, Saya mampu melayani lebih dari satu miliar orang. Hal tersebut Saya selalu berhati-hati dengan penggunaan waktu. Hal-hal sepele seperti menu makanan hingga penampilan, menurut Saya bisa menghabiskan banyak energi yang seharusnya bisa Saya gunakan untuk membantu orang banyak”.

Yusuf Fikri

Mahasiswa yang lebih sering memandangi Monitor Komputer di Kantor (baca : Kamar) dari pada Papan Tulis di Kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.