Inilah Daftar Sutradara Pemenang IFDC Awards 2014

Sebuah ajang penghargaan yang diadakan oeh Indonesia Fim Directors Club (IFDC) telah berakhir, hasilnya ditentukannya tiga pemenang dari tiga kategori yang dilombakan, siapa saja pemenangnya.?

Film yang masuk dalam Nominasi ini merupakan Film yang telah tayang di bioskop dalam rentang waktu Oktober 2013 hingga Oktober 2014.

buzang.files.wordpress.com/2014/11/b2jv4_acuaezib.jpg
buzang.files.wordpress.com/2014/11/b2jv4_acuaezib.jpg

Setelah voting yang dilakukan melalui website ifdclub.org, dengan melewati dua tahap voting, ada 6 penerima nominasi untuk kategori Sutradara Film Panjang, 5 Nominasi untuk Sutrada Film Pertama, dan juga nominasi untuk Sutradara Film Pendek.

Adalah Aditya Ahmad yang berhasil menjadi pemenang untuk kategori Sutradara Film Pendek terbaik, Film Aditya Ahmad dengan Filmnya yang berjudul ‘Sepatu Baru’, mengalah nominator lainnya Seperti B.W. Purba Negara dengan Film ‘Kamu di Kanan Aku Senang’, Jeihan Angga dengan Film ‘On The Way’, dan Yosep Anggi Neon dengan Film Pendek ‘Lady Caddy Who Never Saw a Hole in One’

Lanjut ke Kategori Sutradara Film Panjang Terbaik, Nama Lucky Kuswandi keluar sebagai pemenang dengan fim ‘Selamat Pagi, malam’ -nya. Lucky Kuswandi bahkan mengalahkan Sutradara ‘The Raid 2 Berandal’ Gareth Evans. Sutradara yang masuk nominasi ini adalah Rako Prijanto dengan Film ‘3 Nafas Likas’, Angga Dwimas Sasongko dengan Film ‘Cahaya Dari Timur’, Yosep Anggi Noen dengan Film ‘Vakansi yang Janggal, dan yang terakhir adalah Daniel Ziv dengan Film ‘Jalanan’.

Meskipun kalah di Kategori Sutrada Film Panjang terbaik, Daniel Ziv mampu keluar sebagai juara di Kategori Sutradara Film Pertama terbaik

Namun Daniel Ziv Dengan Film ‘Jalanan’ -nya berhasil menang di kategori Pencapaian Terbaik Sutradara Film Pertama, Daniel Ziv mengalahkan Delon Tio Dengan Film ‘Mari Lari’, Emil Heradi dengan Film ‘Sagarmata’, dan juga Adriyanto Dewo dengan Film ‘Tabula Rasa’.

Indonesia Fim Directors Club (IFDC) Award ini diselanggarakan di Dia.Lo.Gue ArtSpace Kemang, Jakarta Selatan, tujuannya adalah memberikan apresiasi kepada para sutradara Indonesia atas karyanya. Semoga Dunia Perfilman Indonesia semakin maju kedepannya

Diterbitkan oleh

Yusuf Fikri

Mahasiswa yang lebih sering memandangi Monitor Komputer di Kantor (baca : Kamar) dari pada Papan Tulis di Kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.