Iran Buat Film Super Mahal Tentang Nabi Muhammad S.A.W

Berita mengejutkan datang dari negeri para Mullah, Iran. Salah satu negera muslim terbesar di dunia ini kabarnya telah membuat film biopic mengenai Nabi Muhammad S.A.W dengan biaya super mahal. Memang ada banyak film yang mengangkat kisah Nabi Muhammad S.A.W sebagai tokoh sentralnya. Namun film tentang Nabi Muhammad kali ini terasa lebih spesial karena akan ditayangkan ditengah sorotan terhadap umat Islam pasca insiden Charlie Hebdo.

Majid Majidi sutradarai film supermahal di Iran
Sutradara Majid Majidi meyakinkan tidak menampilakn wajah nabi Muhammada S.A.W dalam filmnya

Film dengan judul Mohammad, Messenger of God ini rencananya akan ditayangkan pada upacara pembukaan Tehran’s Fajr international film festival di Iran yang bertepatan dengan peringatan 36 tahun revolusi Islam di negara tersebut. Sutradara Majid Majidi menangani langsung pembuatan film biopic tentang Nabi Muhammad S.A.W ini. Majid Majidi sendiri adalah sutradara kawakan asal Iran yang telah memenangi beberapa penghargaan. Melalui tangan dinginya, beberapa film seperti “Children of Heaven” dan  “The Song of Sparrows”  mendapat penghargaan internasional dan mengukuhkan namanya sebagai salah satu sutradara terbaik di negeri tersebut.

Yang fantastis, film tentang biopic Nabi Muhammad S.A.W ini konon memakan biaya yang sangat besar. Total biaya film ini diperkirakan sekitar $ 30 juta, dan telah memecahkan rekor sebagai film termahal yang diproduksi di Iran. Sayangnya produksi film ini relatif dirahasiaan, dengan wartawan diberikan sedikit akses ke set, meliputi seluruh lokasi syuting film ini. Sebelumnya, film dengan tajuk yang sama berjudul The Message telah dirilis tahun 1976 yang lalu dengan Moustapha Akkad sebagai sutradaranya dan Anthony Quinn sebagai bintang utamanya. Film ini tergolong sukses besar dan dinominasikan untuk penghargaan Oscar 1977  untuk Best Music Original Score.

The Message film yang patut untuk Anda tonton
The Message, film sukses yang menggambarkan Islam dengan cukup baik~www.imdb.com

Sutradara film, Majid Majidi, telah menghabiskan lima tahun untuk proyek yang merupakan bagian dari trilogi tentang kehidupan Nabi Muhammad S.A.W ini. Tahap pertama bercerita tentang Muhammad dari lahir sampai usia 12, ketika ia mengunjungi Syam, atau yang sekarang disebut Suriah. “kami memilih periode hidup Beliau untuk menghindari pertentangan antara ulama Sunni dan Syaiah. Kami membuat film ini dengan niat untuk mempersatukan seluruh muslim didunia” ungkap Majidi.

Majidi sendiri mengungkapkan, meskipun film ini berkisah tentang kehidupan Nabi Muhammad S.A.W , dia berjanji tidak akan sekalipun menampakkan wajah Beliau. Oleh karena itu, dirinya bekerjasama dengan sineas Italia pemenang Oscar, Vittorio Storaro untuk teknik visual yang akan menjaga nilai-nilai religius agama Islam tentang tata cara penggambaran Nabi Muhammad S.A.W. Meski sempat menuai kontroversi, Majidi sendiri mengatakan tujuan film ini adalah untuk meluruskan kekeliruan terhadap Islam, pasca insiden yang menyudutkan umat muslim di dunia. Sayangnya, bagi penikmat film di Indonesia, masih sulit untuk mengetahui apakah kita punya kesempatan untuk menonton film tentang Nabi Muhammad S.A.W ini.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.