Jadwal SCTV Hari Ini Tidak Ada Lagi Serial India dan Turki? ANTV Justru Makin Gencar

Di awal tahun 2014, drama seri dari tanah India menjadi drama terfavorit bagi kebanyakan pemirsa televisi Indonesia. Padahal sebenarnya, pemirsa televisi kita sudah sering sekali menyaksikan drama seri ataupun film Bollywood sejak era 80an. Tetapi, keterikatan batin antara pemirsa dengan acara TV drama India favorit mereka menjadi semakin erat saat para pemain dari drama yang sanggup menjadi drama fenomenal itu seringkali diundang ke Indonesia.

Kita masih ingat drama “Mahabharata” yang berhasil menuai rating tinggi saat ditayangkan oleh ANTV. Kehadiran drama ini disusul dengan sukses “Jodha Akbar”, drama India dengan durasi yang sama panjang. Kesuksesan dua drama kolosal tersebut menggugah ANTV untuk menghadirkan drama yang mengangkat tokoh paling bersejarah di India, “Ashoka”. Tak main-main, semuanya mendulang rating yang sangat tinggi saat itu. Terlebih, saat para aktor Mahabharata dihadirkan di Indonesia untuk acara jumpa fans, maupun bintang tamu untuk beberapa acara kuis.

Demi mengusir kebosanan, ANTV juga menyajikan drama seri dengan tema drama romansa-keluarga. Hadirlah “Uttaran”. Rupanya, ANTV jeli dalam memilih drama yang bakal digandrungi mayoritas pemirsa Indonesia. Saking tingginya rating “Uttaran”, jadwal ANTV sampai memberikan durasi penayangan selama 4 jam, kadang lebih. Saat ini ANTV dengan gencar menayangkan serial drama India yang bertemakan romansa keluarga mulai dari siang hingga malam hari, yaitu berturut-turut melalui serial Anandhi, Thapki, Archana Mencari Cinta, Gopi, Lonceng Cinta, dan Mohabbatein.

Selain jeli dalam memilih drama Bollywood yang berpotensi mengeruk keuntungan dalam iklan sekaligus mengais rating tinggi, ANTV juga cermat dalam pemilihan drama-drama dari negeri Turki. Dimulai dari drama “Abad Kejayaan”, yang ditayangkan di malam hari karena mengandung konten dewasa. Kontroversi dari drama yang sebelumnya berjudul “Raja Sulaeman” ini justru membangkitkan rasa ingin tahu pemirsa televisi, yang sebelumnya tak berminat menonton drama yang dibintangi oleh aktor kawakan Halit Ergenç.

Setelah itu, beberapa drama Turki yang hadir di ANTV antara lain “Cansu dan Hazal”, “Antara Nur dan Dia”, “Efsun dan Bahar”, “Cinta Elif” dan “Belahan Jiwa Kahraman”. Tak semuanya berhasil meraih rating bagus, tetapi animo masyarakat sangat besar. Sayangnya, ANTV tak konsisten dalam penayangannya. Beberapa drama dihentikan penayangannya meski belum benar-benar tamat. Saat ini, “Bunga Yang Terluka” menjadi satu-satunya drama Turki yang tayang di jadwal ANTV hari ini. Rating yang didapat pun tak memuaskan, entah karena penayangannya terlalu malam, atau karena faktor cerita yang diangkat tidak terlalu menarik, sehingga sepertinya kelanjutan dari serial ini patut dipertanyakan.

Intinya, ANTV panen rating dari drama-drama tersebut diatas. Bisa jadi, sukses ANTV menginspirasi SCTV untuk menghadirkan drama serupa, di jam tayang yang hampir sama. Umumnya, SCTV menayangkan drama India dan Turki di siang hari. Sayangnya, tak semua drama tersebut bisa mendulang rating ‘gila-gilaan’. Namun, SCTV patut berbangga karena penayangan “Elif” yang bertahan di puncak rating, sebelum era “Uttaran”. Terlebih, aktor dan aktris “Elif” juga dihadirkan di Indonesia. Tetapi, SCTV hanya menayangkan drama “Elif” season 2 sebagian, sehingga pemirsa pun gusar dan menganggap SCTV tak konsisten. Rating pun anjlok.

Tidak hanya drama Turki, jadwal SCTV juga kerap tak konsisten saat menayangkan beberapa drama Bollywood. Salah satunya adalah “Gangaa”. Drama yang menyajikan cerita mengharukan dari seorang gadis yang menjadi korban budaya patriarki ini juga tak tuntas ditayangkan. Bisa jadi, hal ini menjadi penyebab mengapa antusiasme pemirsa tak lagi tinggi saat SCTV hendak memperkenalkan drama Bollywood terbarunya. Akibatnya anda bisa lihat sekarang, jadwal SCTV hari ini sepertinya sudah tidak ada lagi tayangan serial India dan Turki sama sekali.

SCTV sempat menayangkan drama berjudul “Astha dan Shlok”, drama yang sebenarnya tak terlalu sukses di India. Drama berjudul asli “Iss Pyaar Ko Kya Naam Doon? Ek Baar Phir” ini merupakan sekuel kedua dari salah satu drama yang sangat sukses di India berjudul “Iss Pyaar Ko Kya Naam Doon?”, yang kita kenal dengan drama “Khushi”. Kita lihat saja, bagaimana kedua drama ini juga belum sanggup menarik perhatian pecinta drama India yang sudah terlanjur mengikuti beberapa serial India di ANTV.

Jadi bisa dikatakan konsistensi adalah salah satu kuncinya. Seringkali banyak stasiun TV yang hanya terpaku untuk mengejar rating dan mengabaikan kepuasan konsumen, sehingga seringkali mengalami kegagalan. Meski ANTV juga beberapa kali melakukan hal yang sama, namun mereka selalu konsisten menayangkan serial drama India dan Turki selama beberapa tahun belakangan ini, dan kesuksesan akhirnya bisa diraih saat ini.