Wajah “Mletot” Jelang Pelantikan Sebagai Gubernur, Benarkah Rano Karno Disantet?

Aktor senior yang kini menekuni dunia politik, Rano Karno tengah diterap kabar yang kurang sedap. Menjelang pelantikanya sebagai Gubernur Banten, wajah aktor yang semakin naik daun berkat sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu tiba-tiba mletot atau menyon. Perubahan wajah rano Karno yang juga mempengaruhi kesehatanya ini kemudian memicu kabar bahwa dirinya mnendapat gangguang ilmu hitam alias santet. Benarkah Rano Karno mendapat kiriman santet jelang pelantikanya sebagai gubernur Banten?

Rano Karno kena santet?
Rano Karno terkena isu santet~www.tempo.co

Sebagaimana kita ketahui, pasca Ratu Atut Choisiyah dihukum penjara 7 tahun atas dugaan korupsi, maka Rano Karno selaku wakil Gubernur diangkat untuk menjadi PLT Gubernur Banten. Dan kini, dikarenakan kasasinya ditolak oleh pengadilan, Ratu Atut tidak mungkin melanjutkan jabatanya sebagai Gubernur Banten. Secara otomatis, Rano Karno lah yang kini harus menggantikan posisi Atut sebagai gubernur untuk sisa masa jabatanya. Rencananya Rano Karno memang akan segera dilantik menjadi gubernur dalam waktu dekat ini.

Namun saat diperhatikan akhir-akhir ini, wajah aktor berkumis tebal ini terlihat tidak simetris alias mletot atau menyon. Wajah Rano Karno nampak seperti orang yang mengalami kelumpuhan wajah akibat stroke. Hal ini kemudian memicu spekulasi ada yang tidak senang dirinya akan menjadi gubernur Banten sehingga mengirimkan tenung atau santet kepadanya. “Iya itu terkena guna-guna. Ada orang ga seneng,” kata Nuryatin, salah satu paranormal terkenal di Kota Cilegon. Nuryatin juga menyebutkan ada beberapa pihak yang tidak ingin Rano Karno menggantikan jabatan Atut sebagai gubernur. Dia juga menyarankan agar yang bersangkutan segera mendapatkan penangan yang tepat. “Kalau bisa, harus cepet diobatin. Banten masih butuh dia (Rano),” tegas Nuryatin lagi.

Rano Karno sendiri membantah jika wajahnya yang mletot itu akibat santet atau ilmu hitam. Menurutnya, dirinya kini tengah terkena suatu penyakit yang disebut sebagai Bell’s Palsy sejak sekitar dua pekan lalu. Hal inilah yang mengakibatkan wajah sebelah kirinya tampak tidak simetris, mletot dan sedikit terangkat keatas.“Aduh kok dibawa ke situ. Nggaklah,” ucapnya. meski mengalami gangguan kesehatan, Rano Karno merasa penyakitnya ini tidak menghalani aktivitasnya. “Namun kondisi ini harus dilawan. Saya masih menghadiri undangan kerja di Istana Bogor, menghadiri peresmian KEK di Tanjung Lesung dengan presiden, serta sejumlah agenda kerja lainnya. Tapi saya jelaskan kepada Presiden dan gubernur lainnya paparan saya tidak bagus karena kesulitan berbicara,” kata Rano.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.