Gosip Kekinian Indonesia

Soal Kontrakan Rp 1 Miliar, Pasha Ungu Beri Klarifikasi

Oleh -

Pasha UNGU akhirnya buka suara terkait tudingan menggunakan dana APBD kota Palu sebanyak 1 Miliar Rupiah, untuk membiayai rumah kontrakan mewahnya. Pasha mengatakan memang sudah kewajiban bagi pemerintah untuk menyediakan rumah dinas bagi pemimpin dan wAkilnya di daerah.

(baca juga: Heboh, Biaya Ngontrak Rumah Mewah Pasha Ungu Masuk APBD Pemkot Palu)

Pasha UNGU tanggapi tudingan penyalahgunaan dana APBD~suratkabar.co.id

Dilansir oleh BERANDA dari Kompas.com, Pasha menantang untuk mengecek APBD 2017 untuk membuktikkan tuduhan terhadapnya itu. “Informasi ini ngaco. Kontrakan apa yang sebesar Rp 1 miliar, datanya darimana? Kalau mau memberi informasi kepada masyarakat itu harus akurat,” kata Pasha. “Kalau dikatakan ada anggaran di tahun 2017, silakan cek saja. Ini ngarang dan tidak berkualitas,”kata wakil walikota Palu ini.

Pasha menyebut bahwa biaya kontrakan rumahnya di Palu hanya 60 juta Rupiah per bulan. Namun Pasha mengakui bahwa ada anggaran yang dikeluarkan, untuk membeli perabot guna mengisi rumah kontrakannya itu. “Memang ada pembelian televisi, lemari dan alat kelengkapan rumah tangga lainnya yang nilainya tidak sampai Rp 50 juta,” katanya.

(Baca juga: Pasha UNGU Marah Karena Merasa Tak Dihargai Sebagai Wakil Walikota Palu?)

Pasha mengatakan bahwa hal ini seharusnya tak perlu dibesar-besarkan. Ia juga berpendapat bahwa memang sudah kewajiban pemerintah menyediakan hunian yang layak untuknya. “Hal ini tidak perlu dibesar-besarkan karena memang pemerintah wajib menyediakan rumah jabatan untuk kepala daerah dan tidak disebutkan besaran angkanya,” katanya.

“Kenapa sekarang baru dibicarakan, tidak pada saat Dinas Pertanian menempati rumah jabatan itu. Tapi kalaupun belum ada rumah jabatan, maka pemerintah wajib menyediakannya, apakah dengan membeli atau mengontrak,” tambah Pasha UNGU lagi. Next

Apakah Kamu Setuju?