Biar Nggak Nyesel Seumur Hidup, Ingatlah 7 Hal Ini Sebelum Memutuskan Untuk Melepas Virginitas

Virginitas atau keperawanan adalah hal tabu dan cenderung kontroversial untuk dibicarakan. Di Indonesia yang masih kental dengan adat ketimuranya, keperawanan adalah hal yang wajib dijaga oleh kaum wanita sebelum menikah. Meski begitu seiring dengan semakin bebasnya pergaulan, banyak kaum wanita yang kehilangan mahkota berharganya ini bahkan sebelum mereka menikah.

Girls, ingatlah hal-hal ini sebelum memutuskan untuk melepaskan virginitas kalian biar ga nyesel nantinya~ Huffingtonpost.com
Girls, ingatlah hal-hal ini sebelum memutuskan untuk melepaskan virginitas ~ Huffingtonpost.com

Di Indonesia, kebanyakan wanita yang kehilangan keperawananya sebelum menikah akan dihantui perasaan bersalah seumur hidupnya. Apalagi ia kehilangan virginitasnya di tangan laki-laki yang dianggap kurang tepat. Meski kini banyak pria berfikiran terbuka dan menerima masa lalu pasanganya, sebaiknya para gadis memikirkan baik-baik dan beratus-ratus kali sebelum melepaskan keperawanan mereka sebelum menikah.

Dan berikut ini girls, ada 7 hal yang harus kalian pertimbangkan matang-matang sebelum memutuskan melepaskan keperawanan kalian.

Apakah ia pria yang tepat?

Coba fikir apakah pria yang mengajak kamu berhubungan ini adalah pria yang tepat? Apakah ia pria mapan yang akan menjaga, bertanggung jawab dan menikahi kamu nantinya? Jika tidak, maka sebaiknya jangan lepaskan mahkota berhargamu ini untuknya. Toh pria yang tepat dan serius, tak akan meminta kalian memberikan keperawanan sebelum menikah. Ingat itu.

Apakah ia memaksa dirimu?

Jangan melakukan seks hanya karena paksaaan dari kekasih karena itu bisa digolongkan sebagai percobaan pemerkosaan~ CNN.com
Jangan melakukan seks hanya karena paksaaan dari kekasih~ CNN.com

Jika ia memaksamu untuk melakukan hal tersebut, bahkan atas nama cinta sekalipun; maka ini bisa digolongkan dalam tindak kekerasan seksual. Pacarmu bisa ditindak dengan dugaan percobaan pemerkosaan, jika ia memaksamu untuk melakukan hubungan seks pra nikah tanpa persetujuan dari kamu.

Kamu belum dewasa

Usia remaja dimana hormon tengah memuncak, kadang membuat kalian para gadis ingin mencoba hal-hal yang dilarang ini. Namun ingatlah ini hanyalah bagian dari hormon masa remaja yang meluap-luap saja. Kalian belum sepenuhnya menjadi wanita dewasa, yang bisa bertanggung jawab atas pilihan kalian sendiri.

Hubungan seks di masa remaja itu tidak sehat

Baik secara fisik dan psikis, hubungan seks di masa remaja tersebut tidaklah baik untuk kalian. Bahkan jika dikaitkan dengan moral, norma dan agama; apa yang kalian lakukan ini sepenuhnya salah dan tentu saja “tidak sehat”.

Kalian akan menyesal dan sakit hati jika ditinggalkan

Penyesalan akan datang saat kekasih meninggalkan kalian setelah mendapatka virginitas dan mencampakkan begitu saja~kavitajpatel.com
Penyesalan akan datang saat kekasih meninggalkan kalian~kavitajpatel.com

Wanita akan selalu jadi pihak yang dirugikan, saat memutuskan untuk melepaskan virginitas mereka. Apalagi jika sang kekasih nantinya mencampakkan Anda begitu saja. Karena itu ingtlah bahwa dia pasti bukan pria yang baik, jika meminta Anda menyerahkan keperawanan tanpa adanya ikatan sah pernikahan.

Siapkah kamu dengan pertanggung jawaban moral nantinya?

Sebelum memutuskan untuk memberikan virginitas Anda, ingtlah konsekwensi dari apa yang Anda lakukan kini. Siapkah Anda dengan tanggung jawab moral baik pada keluarga atau masyarakat kedepanya? Apalagi jika dari hubungan ini nantinya berakibat Anda berbadan dua sebelum menikah. Rasa malu dan gunjingan masyarakat akan jadi makanan Anda sehari-hari nantinya.

Ini dosa

Jangan takut dicap sok suci  karena mengingat dosa, saat sang kekasih meminta keperawananmu. Agama manapun, melarang para pengikutnya untuk melakukan hubungan badan sebelum terikat secara sah oleh pernikahan. So, iman  yang kuat akan jadi pengingat bagi kalian saat godaan dan paksaan untuk melepaskan virginitas ini mulai mengampiri.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.