Mendadak Mendukung Kaum LGBT, Taylor Swift Dituding Munafik

Taylor Swift menuai hujatan dari aktivis LGBT. Pasalnya wanita ini dituding memanfaatkan kaum LGBT untuk mendongkrak kariernya. Hal ini terlihat saat Taylor mendampingi sahabatnya, Ruby Rose menerima penghargaan GLAAD Media Awards beberapa hari yang lalu.

Mendadak menunjukkan dukungan untuk kaum LGBT, Taylor Swfit dihujat dan dituding munafik~ www.usmagazine.com
Mendadak menunjukkan dukungan untuk LGBT, Taylor Swfit dituding munafik~ www.usmagazine.com

Ruby Rose memang diketahui sebagai salah satu selerbitis yang kencang menyuarakan persamaan hak untuk kaum LGBT. Ruby sendiri diketahui berteman dengan Taylor Swift. Tak heran jika dalam acara tersebut, Taylor mendampingi bintang Orange is A New Black ini di panggung untuk menerima penghargaan.

Namun apa yang dilakukan Taylor Swift ini jutsru mengdatangkan hujatan. Taylor yang selama ini tak terlalu menunjukkan dukungann untuk LGBT, dituding munafik karena mendampingi Ruby menerima penghargaan tersebut. Mereka menuding Taylor sebagai orang yang memanfaatkan LGBT, untuk meningkatkan popularitasnya sebagai seleb.

“Tiap kali aku memikirkan tentang kaum LGBT, aku ingat Taylor Swift. Tidak! Taylor Swift seharunya berhenti menggunakan kaum LGBT untuk sarana promosi” begitu kata Yakov Sanberg. “Maaf tapi sepertinya aku bukan satu-satunya yang mersa Taylor Swift sangat munafik sekarang” ungkap Sojo Yahunai.

“Hmm ayo coba kita lihat. Taylor mulai kehilangan popularitasnya. Jadi kini dia musti pamer dukunganya pada kaum LGBT untuk meningkatkan popularitasnya lagi. Jadi apa yang selanjutnya akan dilakukan? Berpose di samping gadis yang sakit parah?” sindir seorang netizen. “Taylor Swift bukan pembela LGBT. Kemana dia saat kami (kaum LGBT) memperjuangkan hak-hak pada debat mengenai pernikahan sesama jenis tahun 2008 yang lalu? Berhenti memanfatakan kaum LGBT!”begitu kritik seorang lagi pada Taylor Swift.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.