OMG… Belum Dirilis, Sudah Muncul Wacana Untuk Memboikot Film Fifty Shades of Grey

Film kontroversial adaptasi dari novel E.L James, Fifty Shades of Grey belum lagi dirilis di bioskop. Kabarnya, film ini akan dirilis bertepatan dengan Valentin di tahun 2015 ini. Namun belum lagi film ini dirilis, telah muncul wacana untuk memboikot film yang dibintangi oleh Jamie Dornan dan Dakota Johnson ini. Wah ada apa gerangan? Ternyata wacana untuk memboikot film dengan tema BDSM dan erotis romantis ini muncul dari para aktivis pembela hak kaum wanita dan anti pronografi yang menganggap film ini penuh dengan muatan eksplisit yang merendahkan kaum wanita.

film kontroversial Fifty Shades of Grey ~opi.com
Aksi boikot film kontroversial Fifty Shades of Grey ~opi.com

ketika para penggemar novel besutan E.L James ini beharap segera melihat fantasi mereka dalam buku dituangkan dalam bentuk film, beberapa pihak agaknya merasa keberatan jika film ini terus dirilis. Mereka yang merasa keberatan film ini dirlis adalah beberapa organisasai masayrakat yang ada di Amerika dan Kanada seperti, Stop Porn Culture, the London Abused Women Centre di Kanada dan the National Center on Sexual Exploitation. Mereka beranggapan film adaptasi Fifty Shades of Grey ini sarat dengan muatan kekerasan seksual dan merendahkan kaum wanita. Para aktivis kemudian meminta penonton menyumbangkan saja uang mereka untuk organisasi non profit anti kekeerasan dalam rumah tangga, daripada membeli tiket untuk menonton film ini.

Menurut The Hollywood Reporter, kampanye online baru dengan hastag yang disebut #50dollarsnot50shades diluncurkan minggu lalu. Tujuan kampanye #50dollarsnot50shades ini adalah untuk memboikot film adaptasi Fifty Shades of Grey serta mencari sumbangan untuk mendukung para perempuan korban kekerasan. Mereka juga menyoroti adegan ekplisit BDSM yang dianggap tidak pantas karena menunjukkan kekerasa seksual terhadap wanita.” Hollywood mengiklankan Fifty Shades of Grey sebagai film tentang hubungan cinta yang romantis. Namun sebenarnya film ini bercerita tentang kekerasan seksual terhadap wanita” ungkap juru bicara LSM tersebut.

petisi/poster untuk memboikot film Fifty Shades of Grey~i100.independent.co.uk
petisi/poster untuk memboikot film Fifty Shades of Grey~i100.independent.co.uk

Pihak Universal Picture dan sang penulis novel bukanya tidak tahu dengan aksi boikot terhadap film ini. Mereka juga telah menjelaskan bahwa film Fifty Shades of Grey murni bercerita tentang kisah cinta semata tanpa ada maksud untuk merendahkan atau menunjukkan adegan kekerasan pada wanita. Pendapat yang sama juga diungkapkan oleh Jamie Dornan, pemeran tokoh utama Mr.Grey dalam film ini. Menurutnya, meski berisi banyak adegan erotis termasuk BDSM, namun pesan yang digambarkan lebih dari seks smata. Dornan juga menyebutkan ada unsur cinta yang tulus yang bisa ditemukan dalam film Fifty Shades of Grey.

Sejak rencana awal pembuatanya, film ini memang telah menuai kontroversi. Film ini bahkan telah menerima 18 sertifikat film khusus untuk dewasa dari Inggris. Bukan hanya itu, Inggris juga melarang beredarnya salah satu poster film Fifty Shades of Grey yang dianggap terlalu provokatif dan vulgar. Namun agaknya kontroversi justru menjadi ajang promosi tersendiri untuk film ini. Buktinya, antusiasme untuk menonton Fifty Shades of Grey semakin besar dan membuat banyak orang penasaran.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.