Ragam

Berkat Game Super Mario, Pria Ini Bisa Lamar Kekasihnya

Oleh -

Cincin kawin yang dibuat khusus memang bisa jadi cara efektif untuk meluluhkan hati sang kekasih. Namun seorang pria bernama Austin Pech belum lama ini memilih cara yang berbeda dan unik untuk melamar sang kekasih.

Austin secara khusus membuat video game untuk menyatakan perasaannya pada sang pacar, Lauren Woodbrick.

Bisa jadi, lamaran yang dilakukan oleh Austin ini layak untuk dinobatkan sebagai salah satu terkeren sepanjang masa.

Austin mengatakan pada BuzzFeed bahwa game buatannya ini diciptakan berdasarkan Super Mario Bros, judul game legendaris buatan Nintendo.

Menurut Austin, dirinya menghabiskan tak kurang dari 100 jam untuk membuat game tersebut, dan 30 jam berikutnya untuk mencari berbagi macam kekurangan dan menyempurnakan permainan ciptaannya.

Begitu selesai, game tersebut diberi nama ‘Lolo’s Bizarre Adventure’ dan Austin langsung meminta Lauren untuk mengujinya.

Level satu: ketika keduanya pertama kali bertemu (Foto: YouTube/Austin Piech)

Supaya bisa menang, Lauren harus bisa melewati setiap stage, yang diberi nama sesuai dengan fase dalam hubungan mereka – mulai dari kencan pertama hingga liburan bersama.

Lamaran dengan cara ini ternyata begitu menyentuh hati Lauren, yang bekerja sebagai programmer dan juga seorang penggemar berat video game.

Austin dan Lauren (YouTube/Austin Piech)

Salah satu game favorit Lauren adalah Mass Effect 2 dan ia mengaku pernah memainkannya selama 24 jam non stop.

Dan ketika game buatan Austin memasuki babak-babak terakhir, Lauren pun dibuat terkejut dengan kejutan romantis yang ada di dalamnya.

Untuk menyelesaikan game tersebut, Lauren harus melewati band mariachi digital, yang memainkan lagu sama seperti ketika kakek Austin melamar neneknya.

Layar kemudian mengeluarkan kalimat: Bahaya jika pergi sendirian. Ambil ini!

Dan kemudian keluar cincin lamaran yang sudah dipersiapkan Austin di balik komputer.

Bagaimana menurut kamu? Jika penasaran, kalian bisa melihat sendiri videonya di atas. Next

Apakah Kamu Setuju?