Pengakuan Rurik Jutting: Minta Sumarti Ningsih Menjilat Toilet, Sebelum Menggorok Lehernya dengan Kejam

Rurik Jutting merasa tak bersalah karena telah membunuh dua WNI yang bekerja sebagai TKW di Hong Kong, Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih. Bankir asal Inggris itu mengaku menikmati saat ia menyiksa kemudian membunuh dengan  keji dua TKW asal Indonesia tersebut.

Hal ini terungkap saat video rekaman penyiksaan yang dilakukan oleh Rurik ini, diputar di pengadilan beberapa hari yang lalu. Pria berusia 31 tahun ini terlihat tak merasa bersalah atau menyesal sama sekali telah membunuh dengan keji Sumarti Ningsih (23) dan Seneng Mujiasi8h (26) pada 2014 yang lalu.

Kasus pembunuhan terhadap Seneng Mujiasih dan Sumarti Ningsih di Hong Kong menyita perhatian dunia secara luas~unilad.co.uk
Kasus pembunuhan Seneng Mujiasih dan Sumarti Ningsih di Hong Kong menyita perhatian dunia~unilad.co.uk

Dari video tersebut juga diketahui secara gamblang bahwa Rurik memang melakukan penyiksaan pada dua TKJW asal Indonesia itu. “Kamu mau aku memukul mu? Jika kamu bilang ‘iya’ aku akan memukulmu sekali. Jika kamu bilang ‘tidak’, maka aku akan memukulmu dua kali’. Jika kamu berteriak minta tolong, aku akan meninjumu, mengerti” kata Rurik Jutting saat menyiksa Sumarti Ningsih.

Di video itu terungkap pula bahwa pria ini sangat menikmati penyiksaan dan pembunuhan yang dilakukanya pada dua TKW tersebut. “Dia mengaku bernama Alice. Dia orang Indonesia dan beekrja sebagai PSK. Ini Senin malam. Aku telah menahanya sejak sabtu dini hari lalu. Aku telah memperkosanya berulang kali, aku telah menyiksanya dengan kejam, Oh Tuhan” kata Rurik Jutting.

“Ini orang pertama yang aku bunuh. Aku telah membunuhnya. AKu menggorok lehernya di kamar mandi. Tepatnya, aku meggorok lehernya saat ia dengan senang hati membungkuk dan menjilati lubang toilet” begitu pengakuan kejam pria berkaca mata ini.

Rurik Jutting, sosok yang dengan kejam membunuh dua TKW Indonesia di Hong Kong~unilad.co.uk
Rurik Jutting, sosok yang dengan kejam membunuh dua TKW Indonesia~unilad.co.uk

“Aku menikmati menyiksa dirinya. Aku menggunakanya sebagai objek pelampiasan seksku. Aku fikir ini akan lebih mudah mencekiknya di kamar mandi, sehingga kamarku tak akan seberantakan ini. Sekarang aku harus membersihkan potongan tubuh sialan ini” kata Rurk kemudian di video tersebut.

Sebagaimana diketahui, dua TKW asal Indonesia ini ditemukan tewas secara mengerikan di apartment Rurik Jutting di Hong Kong pada tahun 2014 yang lalu. Tubuh almarhumah Seneng Mujiasih ditemukan termutilasi dan dimasukan ke dalam kper di loteng apartment Rurik. Sedangkan jenazah Sumarti Ningsih ditemukan tak bernyawa dalam kubangan darahnya sendiri.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.