Belum terkategori Film Film Indonesia

Senyap: Film Dokumenter Kontroversial Yang Mencoba Menguak Sisi Kelam Pelanggaran HAM di Indonesia

Oleh -

Senyap. Tak banyak yang tahu mengenai film dokumenter yang dibuat oleh sutradara seorang berkebangsaan Amerika bernama Joshua Oppenheimer. Sama seperti judulnya, film ini seolah menjadi lolongan sunyi yang terhimpit oleh film-film mainstream yang hanya memanjakan selera konsumen yang semakin kacangan. Lalu apa istimewanya film yang digarapa oleh sutradara asal Amerika ini?

Senyap, film kontroversial
Senyap, film kontroversial tentang peristiwa pembantaian 1965~www.antaranews.com

Pernahkah Anda berfikir bahwa sebuah film dokumenter mampu mebuat institusi pendidikan tinggi seperti kampus-kampus ternama di Indonesia menjadi gentar dan takut? Rasanya belum ada yang mampu melakukan hal itu selain film Senyap ini. Film senyap ini begitu kontroversial hingga pemutaranya mengundang pro kontra dan kontroversi. Hal ini bermula saat film ini diputar di beberapa tempat di Indonesia. Karena menyasar generasi muda dan menyoroti kehidupan kampus, maka tak heran film ini juga diputar di beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Yang menarik, film dengan konsep dokumenter ini ternyata dilarang penayangnya di beberapa tempat tersebut. Di Jogja, kampus sebesar dan ternama seperti ISI dan UGM, seolah gentar dan takut untuk merestui film ini diputar di lingkungan dua kampus berpengaruh di Jogja dan di Indonesia tersebut. Tak hanya tidak membrikan izin untuk pemutaran film dokumenter ini, kampus pun diserbu oleh segerombol oknum tertentu. Mereka berteriak, menghujat dan menuntut film ini dihentikan pemutaranya. Mereka sepertinya sangat takt dan khawatir jika film ini diputar dan disaksikan oleh masyarakat luas terutama pemuda dan mahasiswa. Lalu apa istimewanya film Senyap ini sehingga menggentarkan institusi pendidikan sebesar itu?

Tak lain topik kontroversial mengenai pembantaian Massal 1965 yang membuat film ini menjadi ancaman yang sangat ditakuti. Tak tahu apa itu tragedi pembantaian massal 1965? Kalau begitu Anda wajib untuk membuka buku sejarah kembali. Pembantaian massal 1965 adalah suatu peristiwa ketika ratusan atau bahkan ribuan orang dibantai karena dituduh sebagai anggota komunis atau PKI. Tak ada kesempatan untuk membela diri, permohonan ampun dan rintihan tidak akan didengar lagi. Begitu kamu dicap komunis, kamu harrus mati. Kamu adalah ancaman negeri ini, kamu adalah kelompok PKI.

Joshua Oppenheimer pembuat film Senyap
Joshua Oppenheimer pembuat film kontroversial, Senyap~www.bbc.co.uk

Pembantaian masal 1965 inilah yang menjadi poin utama dalam film Senyap ini. Film senyap ini menyoroti bagaimana mereka yang terlibat dan harus bertanggung jawab atas peristiwa pembantain di tahun yang kelam itu, berkelit dan mencari pembenaran atas tindakan mereka. Film senyap ini menyoroti anomali dimana ribuan orang dibantai dan dibunuh dengan kejam hanya karena mereka dituduh sebagai komunis. Tidak perlu bukti, tidak perlu interograsi. Begitu tuduhan komunis itu melekat didiri mereka, liang lahat hanyalah satu-satunya yang terlihat didepan mata.

Inilah anomali dimana ratusan orang dibantai atas nama tindakan yang heroik. Buku sejarah warisan Orde Baru-pun mencekoki generasi kita dengan justifikasi para pembantai dan pembunuh yang terlibat dalam tragedi kelam Bangsa Indonesia ini. Perlahan namun pasti, otak kita dicuci dan mempercayai bahwa yang mereka lakukan adalah suatu bentuk tindak kepahlawanan untuk melindungi negeri ini dari ancaman komunis. Satu yang tidak mereka sadari, yang menulis buku sejarah tersebut adalah manusia biasa yang bisa diancam untuk memelintir dan membolak-balikan sejarah serta kebenaran.

Dan tanpa ampun, Film diokumenter Senyap ini membuka semuanya. Senyap menyuguhkan pada kita sisi yang terlupakan dan mungkin tidak pernah kita baca dari buku sejarah mengenai pembantaian 1965 ini. Senyap menjadi oase dan pembersih nama baik dari ribuan orang yang telah dibantai karena tuduhan sebagai anggota komunis yang tak pernah terbukti tersebut. Senyap menjadi titik balik yang membuka mata generasi muda bahwa sejarah telah diputar balikan, bahwa sejarah menutupi kebenaran dan sisi kelam yang melibatkan petinggi dan tokoh penting di Indonesia.

Sayangnya aroma komunis sendiri adalah sesuatu yang tabu di Indonesia. Bahakan jika nama komunis ini digunakan untuk membokar suatu kebobrokan dan mencari kebenaran. Itulah kenapa film senyap ini dibredel dan seolah dibungkam dengan paksa. Institusi pendidikan seolah takut bahwa paham komunis akan tersebar melalui film Senyap ini. Mereka tidak bisa melihat point dimana film ini bukan bermaksud untuk menyebarkan paham Komunis yang terlanjur menjadi sejarah hitam kelam di Indonesia. Tidak. Senyap hanya mencoba untuk meluruskan sejarah, hanya mencoba menujukkan bahwa ribuan orang tak bernama mati sia-sia hanya karena tuduhan komunis yang tak terbukti sama sekali.

Dan Senyap pun gaungnya kini semakin senyap. Tak ada konfrensi pers besar-besaran, tak ada publikasi yang wah, tak ada nonton bareng bersama tokoh atau politikus tertentu. Senyap tetaplah senyap…menjadi sesuatu yang menakutkan lebih dari film horor paling mengerikan yang pernah kita tonton. Senyap menjadi sesuatu yang membuat bulu kuduk meremang bahkan ketika kita belum pernah menontonnya sama sekali. Senyap kini hanya menjadi nyanyian lirih nan pilu dari kebenaran yang mencoba disuarakan. Dari teriakan marah tertahan orang-orang yang keluarganya pernah didzalimi dan dibantai dengan kejam tanpa alasan.

Senyap adalah badai besar ditengah lautan. Tak terlihat dari daratan namun namun sangat menakutkan, siap menggulung mereka yang mendekatinya dan membuat banyak orang gentar. Meski dibungkam, Senyap tetaplah suara teror yang mencoba menyuarakan kebenaran dan bernyanyi dalam kesunyianya… Next

Apakah Kamu Setuju?