Sinetron “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love” Mendapat Teguran dari KPI

KPI atau Komisi Penyiaran Indonesia kembali melakukan teguran terhadap beberapa tayangan televisi yang ada di Indonesia. Salah satu yang mendapat teguran dari organisasi pengawas penyiaran di Indonesia ini adalah sinteron remaja yang tayang di salah satu televisi swasta “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love”. Meski mengangkat nilai-nilai religius dalam pergaulan remaja, ternyata belum mampu menyelamatkan sinetron yang hampir setiap hari tayang di salah satu televisi swasta ini. Akibatnya KPI kemudian bertindak dan menegur sinetron yang dibintangi oleh pemain-pemain muda ini.

Sineteron “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love” melanggar aturan KPI
Sineteron “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love” ditegur KPI~www.myazoners.com

Alasan KPI menegur film “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love” karena terdapat unsur bullying dalam film yang dibintangi oleh Anna Gilbert dan Varell Bramasta. Menurut KPI unsur bullying adalah salah satu hal sensitif yang tidak boleh ditayangkan secara explisit di layar kaca. Apalagi mengingat fakta bahwa film “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love” ini ditujukan kepada remaja dan juga menggunakan unsur agama sebagai simbolnya. Tak pelak KPI kemudian melakukan teguran terhadap sinetron ini.

Melalui surat edaran  nomor 79/K/KPI/1/15, KPI menyebutkan bahwa pelanggaran yang dilakukan sinetron  “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love” terjadi pada tanggal 18 Januari 2015 pukul 19.02 WIB yang lalu. Hal yang menjadikan KPI kemudian menegur sinetron ini adalah adanya unsur bullying dan kata-kata yang tidak pantas diucapkan oleh remaja dalam sinetron ini. KPI menyebutkan ada adegan dimana seorang remaja putri menyuruh temanya untuk mencium sandal yang terkena kotoran kuncing. Namun temanya itu kemudian menolak dan terjadilah adegan jambak-jambakan yang disertai dengan kata-kata yang tidak pantas.

Deretan pemain “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love”
Para pemain sinetron “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love” ~www.tabloidbintang.com

Bullying menjadi titik berat yang membuat KPI kemudian merasa perlu untuk menegur sinetron “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love”. Jenis pelanggaran yang dibuat okleh sinetron ini adalah pelanggaran atas perlindungan anak-anak dan remaja serta penggolongan program siaran. Selain bullying berbentuk fisik, KPI juga mengungkapkan bahwa sinetron tersebut juga menayangkan adegan bullying secara verbal. KPI mencatat adanya dialog yang tidak pantas dalam adegan yang terjadi pada program sinetron “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love” pada hari itu.

Menurut KPI, Bullying secara verbal yang dipermasalahkan KPI dalah dialog berikut ini:  “ngapain lo pura-pura mati, hah”, “lo kira gue gak bisa giniin lo! gue bisa bikin lo mati juga” ? Selanjutnya dialog tersebut juga disertai dengan degan kekerasan yakni saling jambak antara kedua remaja putri yang tengah bertengkar tersebut. Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak stasiun TV dimana sinetron ini di tayangkan dan juga PH yang memproduksi sinteron ini. Selain  “Aisyah Putri The Series : Jilbab In Love”, beberapa program lain seperti “Kabar Malam”, FTV “Ibuku Seorang P”, dan reality show “Shafiyah Anak Jamilah” juga mendapat sempritan keras dari Komisi Penyiaran Indonesia tersebut.

Diterbitkan oleh

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.