Terkait Kemenangannya, Angel Pieters : Saya bukan orang yang gila awards

Kisruh ajang IMA 2015 menyisakan cerita pahit bagi salah satu pemenangnya, Angel Pieters. Dituding menang dengan cara yang curang, Angel yang ditemui dalam sebuah jumpa pers di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, dengan berurai air mata menjelaskan alasan dibalik kemenangannya. Dalam keterangan yang ia tuturkan, Angel menyatakan bahwa polling sms untuk dirinya memang cukup tinggi, sehingga memungkinkan dirinya keluar sebagai pemenang. Lebih dari itu, Angel mengaku bahwa dirinya bukanlah penyanyi yang gila akan penghargaan.

Terkait Kemenangannya, Angel Pieters : Saya bukan orang yang gila awards ~ metrotvnews.com
Terkait Kemenangannya, Angel Pieters : Saya bukan orang yang gila awards ~ metrotvnews.com

Baca Juga : Tentang Kemenangannya Yang Kontroversial, Angel Pieters Buka Suara Sambil Menangis
Dalam penuturannya, Angel menjelaskan awal mula dirinya diumumkan sebagai nominasi oleh pihak penyelenggara. “Awalnya saya ditelpon pada April 2015, mereka (penyelenggara IMA 2015) bilang kalau saya masuk nominasi kategori Soundtrack Film Terfavorit. Pas kemarin saya menang, saya hanya berpikir bahwa saya menang” ujarnya. Namun, ketika konflik ini beredar luas, Angel dengan segera mempertanyakan hal tersebut pada pihak penyelenggara IMA 2015.

Saya jelas mempertanyakan, saya orang yang paling nggak pernah minta-minta promo, saya mau bekerja keras. Kalau saya nggak pantas (mendapat penghargaan) ya nggak akan meminta” ujar runner up Idola Cilik 2008 ini dengan terisak. Lebih lanjut, ia bahkan menanyakan perihal presentase sms yang masuk untuknya, “Saya langsung bertanya kepada pihak IMA. Dari hasil polling SMS, saya melihat hasil prosentase saya memang mencapai sekitar 73 persen. Dari situ saya sempat lega, karena memang kemenangan itu benar. Hanya tetap yang paling membuat saya sedih adalah tudingan dari berbagai pihak” lanjutnya lagi.

Baca Juga : Dinilai Hasil Rekayasa, Indonesian Movie Award 2015 Timbulkan Skandal
Angel menuturkan bahwa karena kasus ini, dirinya sangat down karena mendapat bully-an dari publik perihal kemenangannya. Ia sempat menyatakan bahwa dirinya bukanlah penyanyi yang tergila-gila akan penghargaan, “saya bukan gila award, kalau pun nggak dapat, ya nggak masalah” ujar gadis manis berusia 17 tahun tersebut. Walau begitu, publik tentunya masih menanti jawaban dari pihak penyelenggara IMA 2015 atas kasus ini.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.