Tika Bravani Mengaku Hidupnya Penuh Dengan Keberuntungan

Namanya melejit ketika berperan sebagai Ibu Fatmawati di dalam film Soekarno, Tika Bravani. Artis lulusan Fakultas Ekonomi UI itu sekarang menjadi salah satu aktris yang diperhitungkan namanya, setelah diganjar penghargaan Piala Citra dalam FFI (Festival Film Indonesia) sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik tahun 2014. Tawaran peran pun semakin banyak datang padanya. Baru baru ini ketika ditemui di sela sela syuting sitkom terbarunya “Saya Terima Nikahnya”, Tika bercerita mengenai keberuntungan yang ia peroleh mendapat peran Ibu Fatmawati dalam film Soekarno.

Tika Bravani ~ inilah.com
Tika Bravani ~ inilah.com

“Sebetulnya, kesempatan itu hoki. Hidup aku penuh dengan hoki. Aku casting sampai tiga kali untuk peran Fatmawati. Aku nunggu lama nggak ada kabar lagi,” ungkap Tika tentang peran tersebut. Dia berpikir bahwa peran itu sudah jatuh ke tangan orang lain. “Ternyata, enam minggu kemudian saya dikabari dapat peran tersebut,” tambahnya.

Pemeran Pipit dalam debut aktingnya di film “Alangkah Lucunya Negeri Ini” memiliki idealisme tersendiri dalam menerima pekerjaan. Sebelum menerima tawaran berakting, kata Tika, dirinya harus mengetahui cerita dan rencana syutingnya. “Kemarin sempet ditawarin main film horor, tapi ya.. nggak dulu deh,” katanya.

Tika menceritakan, melihat cerita filmnya sebetulnya cukup menarik. Tetapi, waktu syutingnya hanya delapan hari. “Bagaimana caranya dengan cerita sekompleks itu syutingnya hanya delapan hari. Daripada hasilnya terburu-buru, saya menolak,” ungkapnya.

Soal akting, Tika mengaku mendapat bakatnya itu dari mendiang mamanya. Diketahui sang mama juga terjun di dunia seni, namun bukan di akting, melainkan di musik. “Cuma mamaku lebih ke musik. Kalau nenekku, katanya dulu pemain lakon keliling pas zaman Belanda,” ungkapnya.

Tidak hanya aktif di depan layar, Tika diam-diam tengah menyiapkan proyek filmnya sendiri. Sekarang waktu senggangnya digunakan untuk menulis cerita guna proyek tersebut.

“Tapi masih jauh itu. Pengin sih sekolah lagi untuk di belakang layar. Kalau sudah ada waktu, mungkin nanti baru mikir ke sana lagi,” pungkasnya.

Sopian Ahmad

Kuli Tinta yang lagi magang di alam pikirannya sendiri. Good Listener, Analyst, Problem Solver. Stay Foolish, Stay Hungry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.