Unik! Di Jepang, Seminar Tentang Kematian Kian Populer

Kematian pada manusia itu pasti. Bisa jadi kini, nanti, atau esok. Tiada yang tahu kapan waktunya itu tiba. Di dalam menyikapi kematian pun manusia beragam cara. Misal saja di negara Sakura ini, ada cara unik di negara tersebut untuk menghadapi akhir hidupnya kelak. Mereka menyiapkan kematiannya terlebih dulu dengan cara ini.

Perbisnisan tentang kematian menjadi tren tersendiri di Jepang. Adalah dengan mengadakan seminar mengenai kematian. Pada seminar tentang kematian, peserta akan mengikuti prosesi bagaimana proses kematian. Misal saja, peserta bisa memilih peti mati, pose untuk nisan dan simulasi membuang abu jenazah ke laut.

Selfie Terlebih Dulu di Dalam Peti Mati

pose di dalam peti kematian jepang
pose di dalam peti kematian jepang—img.s-msn.com/

Peserta bisa menyiapkan terlebih dahulu pose kematian sesuka mereka. Pose foto ini nanti bisa dipajang saat “waktu sesungguhnya” mereka akan tiba.

Memilih Peti Mati Sesuka Selera

memilih peti mati yang cocok
memilih peti mati yang cocok—img.s-msn.co/

Mereka pun diberi opsi ingin model peti mati seperti apa. Ragam variasi peti mati banyak modelnya. Yang paling dicari tentu ukuran yang pas bagi tubuh orang yang mempersiapkan kematiannya.

Untuk informasi, lebih dari 25 persen populasi di Jepang berusia 65 tahun ke atas. Populasi itu diperkirakan akan menyusut menjadi 30 juta dalam 50 tahun ke depan. Shukatsu atau seminar akhir kehidupan menjadi populer di Jepang. Dalam seminar itu ditawarkan pemakaman tradisional dan modern.

Mari Kita Jajal Peti Matinya

mencoba peti mati
mencoba peti mati

Sesudah memilih mana yang cocok peti mati sesuka selera. Tinggal kita coba demo peti matinya. Seorang pria di atas mencoba peti mati dalam seminar akhir kehidupan yang diselenggarakan Aeon Co di Tokyo, Jepang.

Berilah Selimut Di Peti Matinya

selimut di peti mati
selimut di peti mati

Di budaya Indonesia, seseorang jenazah dibungkus kain kafan. Beda lagi di Jepang, yang rerata orangnya memilih tidak beragama. Prosesi kematian di Jepang adalah diberi selimut putih tebal di atas jenazahnya.

Tutup Peti Matinya

tutup peti matinya
tutup peti matinya

Seusai badan jenazah dibungkus. Langkah selanjutnya tutuplah peti mati tersebut. Foto di atas, ialah Natsumi Niki berpura tidur di peti mati, dan sementara seorang staf akan menutupnya.

Mari Berfoto Untuk Kenangan

foto terakhir
foto terakhir

Yak! Di dalam peti mati kita bisa berfoto untuk terakhir kalinya. Mungkin saja. Foto untuk kenangan pada anak cucu kelak.

Untuk informasi lagi, orang tua di Jepang banyak yang mulai menyiapkan kematian mereka saat dalam kondisi sehat, agar anak-anak mereka kelak tidak repot mengurus pemakaman.

Cara Pemakaman Dengan Teknologi Tinggi di Jepang

pemakaman teknologi tinggi di jepang
pemakaman teknologi tinggi di jepang—img.s-msn.com

Di atas inilah pemakaman modern di Jepang, Ryogoku Ryoen. Pemakaman bertingkat dan terletak di pusat kota Tokyo. Pemakaman dengan teknologi tinggi ini dilengkapi sistem robotik dan kartu khusus untuk pelanggan.

Berdoa Secara Digital di Pemakaman Jepang

doa digital di pemakaman jepang
doa digital di pemakaman jepang

Berdoa secara digital adalah kewajaran di sana. Pria lanjut usia di atas mencoba berdoa dengan cara modern. Di atas semayam seseorang, ia berdoa dengan layar dan foto digital di atas semayam tersebut.

Harga Pemakaman di Jepang

harga makam di jepang
harga makam di jepang

Beginilah harga untuk proses pemakaman seperti di atas itu. Silakan mengkonversikan sendiri harga dari Yen ke Rupiah.

Irfan A. Ofa

Masih-mahasiswa. Masih-manusia. Pemerhati dan Pegiat Dunia Internet. Blogger. Ads-Publisher. Percaya alien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.