Yuki Kato: “Perempuan Sekarang Pusing Alisnya Tidak Dilukis”

Yuki Kato memang sudah terjun ke dunia akting sejak duduk di bangku sekolah dasar. Hingga kini menginjak usia 20 tahun, Yuki yang tumbuh menjadi perempuan cantik ini mengatakan memang tidak selamanya artis menjadi profesi yang menjamin masa depan.

Yuki-Kato

“Artis bukan profesi menjamin, aku harus kerja, atau mengurusi bisnis,” ujar Yuki. Menjadi artis menurut Yuki bukan sekadar pekerjaan atau mencari kepopuleran, melainkan passion yang dijalankan. Yuki yang menyukai akting sejak kecil ini mengatakan memang sudah niatnya menjadi aktris, “aku suka akting dan masih mau belajar akting, bukan cuma mau terkenal atau membuat sensasi,” ujarnya.

Namun, selain jadi artis pun, Yuki rupanya memiliki satu impian yang ingin dijalani sekali saja dalam hidupnya, “seandainya lahir lagi, aku ingin jadi Mona Lisa,” tambah Yuki. Yuki memang mengakui, dirinya pengagum karya-karya dari lukisan Mona Lisa dan juga pelukisnya, Leonardo Da Vinci.

“siapa coba yang tidak kenal Leonardo Da Vinci, karya-karyanya abadi, dikenal sampai sekarang,” sambung Yuki. Dirinya meyakini, Mona Lisa merupakan representasi perempuan tercantik di Italia pada tahun 1500-an, “tidak seperti sekarang, semua perempuan pusing kalau alisnya kurang dilukis. Lihat Mona Lisa, dia jadi ikonik tapi sederhana tanpa alis,” tutup Yuki.