4 Alasan Mengapa Magic Hour Laris Manis Ditonton

Film Magic Hour sukses mencuri hati para penonton Indonesia. Dibintangi oleh Dimas Anggara dan Michelle Ziudith, film yang tayang pada 13 Agustus lalu tersebut tercatat sudah ditonton sebanyak 192.346 orang. Diprediksi dalam 2 minggu kedepan, Magic Hour akan ditonton hingga 500 ribu orang. Lalu, apa sih yang membuat film ini begitu digemari?

magic hour
4 alasan Magic Hour laris ditonton
  1. Pemeran dengan aktor dan aktris yang bagus

Magic Hour menggandeng dua aktor dan aktris remaja sebagai pemeran utama, Dimas Anggara dan Michelle Ziudith. Keduanya bukan lagi nama baru di dunia perfilman Indonesia, terutama Dimas Anggara yang sudah riwa-riwi baik itu di layar kaca hingga layar lebar.

Porsi Michelle Ziudith sebagai pemeran utama wanita pun terbilang sangat berpengaruh pada jalannya film. Untungnya, Michelle Ziudith dapat memainkan karakter Raina dengan baik.

2. Jalan Cerita

Film yang dirilis pada waktu bersamaan dengan film terbaru Chelsea Islan, Love You, Love You Not (LYLYN) ini merupakan adaptasi dari novel bestseller karya Tisa TS. & Stanley Meulen berjudul Magic Hour: Let In The Unexpected. Tak heran, kisah yang diangkat terasa dekat dengan dunia anak muda dengan alur yang ringan. Film Magic Hour pun memiliki sisi komedi yang pas dengan adegan-adegan mengharukan yang tak terasa berlebihan.

 

 

 

3. Chemistry kuat antara dua pemain utama

Dimas Anggara – Michelle Ziudith pertama kali dipasangkan bersama di sinetron Love in Paris (SCTV, 2012). Sejak saat itu, penggemar rasanya terus menunggu-nunggu akting keduanya bersama-sama dilayar kaca. Bukan hanya akting yang bagus, chemistry yang dibangun oleh Dimas Anggara – Michelle Ziudith mampu membawa penonton terhanyut dalam kisah cinta mereka.

4. Tebaran dialog-dialog indah

Nama Tisa TS sudah tak asing lagi bagi para penonton film Indonesia. Penulis skenario serta penulis buku tersebut dikenal dengan buku-bukunya yang puitis serta manis. Tak heran bila akhirnya Magic Hour pun hadir dengan dialog-dialog yang begitu indah.

Aluna Nayaka

My formula of living is quite simple. I get up in the morning and I go to bed at night. In between I occupy myself as best as I can.