Agnes Monica Dibanding-bandingkan Dengan Joey Alexander, Anggun Kecewa

Prestasi pianis belia asal Indonesia, Joey Alexander hingga mampu tampil sebagai bintang tamu sekaligus nominator di ajang penghargaan bergengsi Grammy Awards 2016 rupanya tak selalu membawa dampak positif. Salah satunya dari netizen yang justru memanfaatkan prestasi besar Joey itu sebagai bahan untuk menyindir artis yang terlebih dahulu Go Intentional, Agnes Monica.

Agnes Monica Dibanding-bandingkan Dengan Joey Alexander, Anggun Kecewa ~ instagram.com
Agnes Monica Dibanding-bandingkan Dengan Joey Alexander, Anggun Kecewa ~ instagram.com

Kemunculan Joey Alexander ke permukaan memang jauh didahului oleh Agnes Monica yang kini mulai meniti karir keartisannya di Amerika Serikat. Tertundanya album internasional serta gagal booming-nya single ‘Coke Bottle’ di Amerika Serikat membuatnya menjadi bahan cibiran para haters wanita yang akrab disapa Agez Mo itu.

Joey Alexander - Agnes Monica ~ beranda.co.id
Joey Alexander – Agnes Monica ~ beranda.co.id

Menanggapi hal tersebut, penyanyi yang juga sukses merambah jagad hiburan Internasional, Anggun C. Sasmi pun memberikan tangppannya. Melalui artikelnya yang bertajuk Histeria Go-International. wanita yang kini telah berstatu sebagai warga negara Prancis itu mengungkapkan kekekcewaan dengan adanya sindirian tersebut.

“…Tiba-tiba, tak ada angin tak ada hujan, dalam berbagai diskusi itu, muncul nama Agnes Monica atau yang kini lebih dikenal dengan Agnez Mo. Arah percakapan yang saya tangkap amat menyudutkan keadaan kariernya, yang mereka anggap stagnan,” tulis Anggun.

“…Jika saya mengikuti logika berbagai tulisan itu, kesimpulannya adalah boleh mempunyai mimpi, tetapi harus berhasil. Saya pikir ini tidak adil sama sekali. Meraih mimpi itu hal yang sukar, banyak tahap yang harus dilewati, banyak juga faktor yang harus dimiliki, salah satunya adalah faktor keberuntungan,” lanjutnya di paragraf lain.

Lebih jauh, Anggun menegaskan bahwa ambisi seorang artis adalah sesuatu yang personal. Karena itu, sangatlah tidak adil jika menjadikan hal itu sebagai bahan cibiran, terlebih kepada orang yang sedang berjuang untuk meraih mimpinya.

“…Memang sangat luar biasa rasanya jika banyak orang ikut senang atas suatu kesuksesan. Ini adalah adrenalin yang mengangkat dan memberi motivasi yang tak terbayangkan. Tetapi, mencibir seseorang yang tengah berusaha, mengejek secara hampir histeris, membandingkan prosesnya dengan kesuksesan orang lain yang tentunya mempunyai cerita, tahap, cara, dan juga faktor keberuntungan yang berbeda, sekali lagi, sangat tidak adil,” papar Anggun.

Nur Wahyuni Utami

a girl who loves get lost in books, loves watching people and busy having fun in front of monitor. Coffee enthusiast.