5 Fakta Unik Beatrice Tinsley Yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Google doodle berikan penghormatan untuk ulang tahun ke 75 astronom dan comsologis Beatrice Tinsley hari ini. Beatrice Muriel Hill Tinsley lahir tepat pada tanggal 27 Januari 1941 di New Haven, Connecticut, Amerika Serikat. Beatrice dinobatkan sebagai salah satu astronom dan ilmuwan, yang inovatif dan kreatif. Ia disebut memberikan banyak kontribusi di bidang ilmu pengetahun khusunya astronomi dan astrophysics.

Google Doodle peringati hari ulang tahun atsronomis ternama dan termasyahur Beatrice Tinsley~google.co.id
Google Doodle peringati hari ulang tahun Beatrice Tinsley~google.co.id

Meninggal pada 23 maret 1981, nama Beatrice begitu harum dan bahkan disematkan untuk nama sebuah sabuk asteroid yang disebut 3087 Beatrice Tinsley. Namun selain kontribusinya yang sangat besar di dunia astronomi, wanita yang mengenyam pendidikan di University of Canterbury dan University of Texas in Austin ini memiliki 5 fakta unik yang akan membuat Anda tercengang.

Beatrice Tinsley rela meninggalkan anak dan suaminya untuk fokus bekerja di Universitas Yale. Hal ini tentu membuat sang suami Brian Tinsley meradang, dan mengjukan gugatan cerai padanya. Selain itu sang suami pun memenangkan hak asuh sepenuhnya untuk 2 anak adopsi mereka.

Baeatrice Tinsley terkena kanker saat bekerja di Universitas Yale, dan abu jenazahnya dimakamkan di halaman universitas ternama tersebut. Banyak yang menduga bahwa rasa bersalah dan trauma Tinsley, membuat daya tahan tubuhnya terus menurun dan memicu munculnya kanker yang merenggut nyawanya.

Sosok beatrice Tinsley yang diperingati sebagai Google Doodle pada ulang tahunya hari ini~  www.independent.co.uk
Sosok Beatrice Tinsley yang ulang tahunya diperingati sebagai Google Doodle hari ini~ www.independent.co.uk

Beatrice Tinsley adalah pendiri New Zealand’s National Youth Choir. Siapa sangka dibalik sosoknya yang teobsesi dengan astronomi, Beatrice Tinsley juga punya minat yang besar pada musik dan mendiirikan New Zealand’s National Youth Choir ini.

Beatrice Tinsley diabadikan namanya untuk sebuah gunung di kampung halamanya, New Zealand. Untuk menghormati jasanya, tahun 2010 yang lalu gunung yang semula bernama Kepler Mountains kini dinamai sebagi Gunung Tinsley.

Beatrice Tinsley disebut belum mampu menundukan dominasi pria di bidang penelitian astronomi. Dibalik segudang karya dan juga kontribusinya, Beatrice Tinsley ternyata dianggap belum mampu menghilangkan dominasi kaum pria di bidang astronomi. Buktinya, meskipun memiliki kontribusi besar nama Beatrice Tinsley tengelam dibandingkan nama Johannes Kepler, Galileo Galilei , Carl Sagan ataupun Stephen Hawking.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.