5 Musisi Disabilitas Melegenda dan Menghasilkan Karya Maha Besar

Disabilitas merupakan istilah yang merujuk kepada keadaan fisik, kognitif, mental, sensorik, emosional, perkembangan sistem tubuh seseorang berbeda dibanding keadaan fisik orang lain pada umumnya. Maka seringkali penyandang disabilitas dibantu suatu perangkat kebutuhan khusus untuk menunjang ia beraktifitas dalam kesehariannya.

Tetapi, meski disabilitas memunyai keterbatasan pada fisik. Kerap kali mereka memiliki kemampuan luar biasa lain yang jarang dimiliki manusia pada umumnya. Mereka lebih berfokus pada kemampuan luar biasanya itu untuk membikin suatu karya.

Ada pun mereka, para penyandang disabilitas, adalah bukan mustahil berkarir, berkarya dan mencipta maha karya besar dan sampai kekinian ini masih tetap melegenda namanya.

perangkat disabilitas
perangkat disabilitas—flickr.com/photos/panshipanshi

Beranda, di artikel ini, bakal membahas 5 musisi paling melegenda dengan keterbatasan disabilitas. Namun mereka hingga kini telah menjadi nama besar dan melegenda. Ketujuh di antaranya ialah;

1. Ludwig Van Beethoven. Komposer tuna-rungu dengan karya musik klasik hingga musik romantik.

Ia adalah komposer maha agung yang pernah ada di muka bumi ini. Rentang hidup selama 56 tahun dan telah mencapai puncak pencapaian dalam karya musik.

Beethoven
Beethoven—artigas.deviantart.com

Ludwig van Beethoven, penyandang tuna-rungu atau keterbatasan dalam mendengar. Ia mulai mengalami gejala ini pada tahun 1801. Setelah Beethoven kehilangan kemampuan mendengar, teman-temannya berkomunikasi dengan menulis dalam buku. Beethoven akan membaca dan kemudian menjawab secara lisan maupun tertulis.

Walau keterbatasan dalam mendengar, ia masih mampu membuat suatu karya musik. Caranya adalah dengan menggunakan batang khusus untuk soundboard pianonya. Batang khusus ini akan digigitnya untuk mengetahui getaran suara yang merambat melalui batang. Dengan cara ini Beethoven akan mengetahui jenis dan kepadatan suara.

“Music is the mediator between the spiritual and the sensual life.” — Beethoven.

Beethoven meninggal pada tanggal 26 Maret 1827. Ketika Beethoven meninggal, hampir 10.000 – 30.000 orang menghadiri pemakamannya.

 

2. Rick Allen. Penggebuk Drum dengan hanya satu tangan.

Drummer. Salah satu musisi yang biasanya menggunakan kedua tangannya untuk menghentakkan stick drum ke instrumen drum. Namun berbeda dengan satu orang ini. Ia adalah Rick Allen. Penggebuk drum dari kelompok musik Def Leppard.

rick allen
rick allen—pinterest.com/pin/380272762258615106/

Bernama lengkap John Cyril Allen, dilahirkan di daerah Dronfield, Derbyshire. Ia mulai bermain instrumen drum semenjak umur 10 tahun. Ia pun membentuk band pertamanya dengan nama “Smokey Blue”.

Pada umur 15 tahun, Rick Allen mengisi kosong posisi drum di Def Leppard menggantikan drummer aslinya, Tony Kenning. Lalu ia resmi menjadi penggebuk drum Def Leppard.

31 Desember 1984. Tanggal di mana akan mengubah hidup seorang Rick Allen. Ia mengalami tragedi kecelakaan mobil yang membuat ia harus kehilangan tangannya. Untuk mengatasi keterbatasan lengannya itu, Allen membuat sebuah drum kit yang dibuat khusus. Dan diapun masih terus bisa memukul drum meski dengan satu tangan.

“Before my accident I was a little too… selfish and self-absorbed and for me, to now be at the place where I can kinda give back and inspire people. I’m blessed. I’m really blessed.” — Allen.

Dari itulah, ia dikenal sebagai penggebuk drum dengan satu tangan saja. Salut.

 

3. Stevie Wonder. Musisi dan penyanyi tuna-netra paling sohor.

Ialah pencipta lagu, penyanyi dan produser rekaman paling melegenda yang pernah ada. Karena keterbatasan pada penglihatan, tidak membikinnya patah arang untuk berkarya luar biasa.

stevie wonder
stevie wonder—mixmag.net

Stevie Wonder telah merekam dan menyanyikan lebih dari 30 lagu hit yang menduduki urutan 10 besar Top Hit Amerika dan memenangkan 21 buah pialah Grammy Award.

Lahir di Saginav, Michigan, AS pada tanggal 13 Mei 1950, dengan nama asli Steveland Judkins Hardaway. Ia telah menjadi tuna-netra semenjak ia lahir.

“Music is a world within itself, with a language we all understand.” ― Stevie Wonder

Stevie pada usia dininya dididik seperti orang normal pada umumnya. Ia telah belajar piano, drum, bass, dan harmonika. Ia juga aktif di paduan suara gereja. Maka tak heran ia kini jadi musisi paling melegenda di abad ini.

4. Tonny Iommy. Gitaris Black Sabbath yang tak memiliki kelengkapan jari.

Black Sabbath. Kelompok musik rock legenda asal Britania yang didirikan di Birmingham di tahun 1968.

tony iommi black sabbath gitaris
tony iommi black sabbath gitaris

Mengirakah Anda salah satu gitaris dan juga pendiri band legenda itu memiliki salah satu kekurangan? Adalah Tonny Iommy. Ia mengalami insiden dan mengakibatkan kehilangan bagian atas pada kedua jarinya.

Untuk antisipasi kehilangan dua jarinya itu. Tommy Iommy membuat jari palsu hanya dari lelehan botol plastik yang dibentuk, lalu dipasang di jari-jarinya.

Akibat insiden hal itu, malah membikin ia memiliki kemampuan maksimum dalam memetik nada indah bergitarnya pada Black Sabbath.

5. Ray Charles. Pionir musisi kulit hitam dan tuna-netra di Amerika.

Ray Charles Robinson, seorang pioner musisi kulit hitam di Amerika. Mulai menjadi tuna netra semenjak belia.

ray charles
ray charles

Ray adalah pemain piano tuna-netra jenius yang mampu menyanyikan lagu apa aja. Karya yang dikenal publik luas adalah lagu “Georgia on My Mind” yang ditetapkan sebagai lagu resmi negara bagian Georgia, tempat kelahirannya.

“Music is powerful. As people listen to it, they can be affected. They respond.” — Ray Charles.

Keterbatasan adalah bukan segalanya. Karena dari keterbatasan itulah kita bisa memetik dan menggali kemampuan yang terpendam. Kelima contoh di atas adalah sedikit dari sekian banyak kemampuan-kemampuan legenda lainnya yang masih banyak di muka bumi ini. Semoga jadi inspirasi.

Irfan A. Ofa

Masih-mahasiswa. Masih-manusia. Pemerhati dan Pegiat Dunia Internet. Blogger. Ads-Publisher. Percaya alien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.