6 Hal Unik Dari Tukang Nasi Goreng Keliling

“Teng, teng, teng, teng” bunyi wajan yang beradu dengan sodet ini seringkali terdengar tiap malam, apalagi jika lagi lapar tentu bakal terdengar lebih keras dari sebelumnya. Siapa sih yang tidak suka nasi goreng? Semua pasti pernah mencoba nasi goreng. Makanan khas nusantara yang sudah diakui kelezatannya oleh public figure dunia ini seakan sering jadi makanan utama orang Indonesia. Tetapi, kalau nasi goreng keliling apa anda sering membelinya?

Tukang Nasi Goreng Keliling
Tukang Nasi Goreng Keliling

Tukang nasi goreng keliling selalu punya sisi unik, yang bahkan tidak semua orang tahu, atau tidak sadar kalau mereka tidak tahu, apa sajakah itu?

1. Penghasilannya lebih dari fresh graduate

Kata siapa jualan nasi goreng keliling penghasilannya lebih sedikit dari fresh graduate? Dengan harga nasi goreng sekitar Rp15 ribu sepiring, jika mereka bisa menjual 50-100 porsi sehari, dan keuntungan yang diambil sekitar Rp3-5rb, berarti sehari minimal bisa mendapat keuntungan bersih Rp150-500rb per hari. Kalau sebulan? Bisa sampai Rp15 juta!

Tertarik berjualan nasi goreng?

2. Bumbu sederhana, rasanya bisa diadu sama restoran bintang lima

Kalau di restoran bintang lima, harga seporsi nasi goreng bisa saja Rp20 ribu dan paling mahal bisa sampai Rp50 ribu. Bandingkan dengan tukang nasi goreng keliling, yang bumbunya pun tidak berbeda jauh, tidak jauh dari bawang, cabai, ketumbar, dan lain-lain. Sama-sama nasi goreng ayam, tapi untuk rasa justru bisa saja lebih nikmat nasi goreng keliling. Cuma beda tempat yang bikin beda harga.

3. Tukang nasi goreng keliling itu kalong, keluarnya malam doang.

Memang tidak semua tukang nasi goreng keliling keluar di malam hari saja, tapi hampir mayoritas tukang nasi goreng keliling ramai jika malam, seakan lapak kerja mereka memang hanya dari jam 6 sore sampai 2 pagi. Bahkan, tidak jarang juga tukang nasi goreng keliling baru muncul jam 10 malam.

Tukang Nasi Goreng Keliling
Tukang Nasi Goreng Keliling

4. Dicari nggak ada, giliran nggak dicari sering datang

Punya tukang nasi goreng keliling langganan? Pasti tahu kapan jam-jam dia muncul ke komplek-komplek untuk berjualan. Tapi, semakin kita menghapal kapan saja mereka berjualan, justru kadang semakin sporadis waktu berjualan mereka. Bahkan, kalau kita lagi ngidam nasi goreng malah tidak datang, sedangkan, saat kita lagi ngidam bakso, yang muncul malah nasi goreng.

5. Fast food?

Nasi goreng juga termasuk fast food, apalagi nasi goreng keliling. Kalau di rumah, ibu atau istri suka memasak nasi goreng hingga 15-20 menit, coba bandingkan dengan nasi goreng keliling yang bahkan tidak sampai lima menit sudah bisa bikin dua hingga tiga porsi.

Tukang Nasi Goreng Keliling, intel?
Tukang Nasi Goreng Keliling, intel?

6. Tukang nasi goreng itu “intel”

Pernah coba mengobrol sama tukang nasi goreng keliling di komplek? Ajaibnya dari tukang nasi goreng keliling adalah mereka hapal semua gosip yang ada di komplek tersebut. Mulai dari gosip antar pembantu, bahkan anak pejabat A di komplek itu yang pacaran dengan supir muda di rumah B. Bahkan, tidak jarang juga tukang nasi goreng itu melek politik, sosial, bahkan budaya.

Lucunya, intel-intel aslinya pun pernah mengakui jika mereka berjualan nasi goreng keliling di komplek-komplek untuk mendapatkan informasi soal satu hal, misalnya bandar narkoba.

Jadi, kata siapa tukang nasi goreng keliling itu biasa-biasa saja? Justru banyak hal-hal unik yang menjadi lucu yang biasa dilakukan oleh tukang nasi goreng keliling. Ada yang bisa menambahkan lagi sisi lain tukang nasi goreng keliling di kompleknya?