Artis Rio Reifan ‘Tukang Bubur Naik Haji’ Terlibat Kasus Narkoba

Kabar mengejutkan datang dari pesinetron muda Rio Reifan yang dikenal berkat perannya dalam sinetron ‘Tukang Bubur Naik Haji’. Pasalnya, Rio baru-baru ini ketahuan tengah menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan menggunakan pakaian narapidana beserta jambang pada wajahnya. Setelah ditilik lebih lanjut, sidang Rio ini dilakukan atas kasus narkoba yang menjerat dirinya pada bulan Januari lalu.

Artis Rio Reifan 'Tukang Bubur Naik Haji' Dipenjara Atas Kasus Narkoba ~ wowkeren.com
Artis Rio Reifan ‘Tukang Bubur Naik Haji’ Dipenjara Atas Kasus Narkoba ~ wowkeren.com

Lama menghilang dari layar kaca, aktor muda Rio Reifan rupanya membawa kabar mengejutkan terkait dirinya yang terkena kasus narkoba. Dilansir dari Wowkeren, pemeran Restu dalam sinetron ‘Tukang Bubur Naik Haji’ ini tertangkap basah tengah memiliki 2 kantong plastik narkotika jenis sabu dengan berat 0,48 gram dan 1,75 gram. Namun, berita penangkapan dari Rio sendiri tak banyak dipublikasikan di media.

Dalam website PN Jakarta Selatan sendiri tertulis jelas kronologi kejadian penangkapan Rio. “Berawal pada bulan Desember 2014, Selo Si Bolang (DPO) menghubungi terdakwa (Rio) untuk menawarkan menggunakan narkotika jenis sabu dan memberitahukan kepada terdakwa agar mengambil narkotika jenis sabu tersebut di pinggir jalan Puri Nunggal, Cibubur, Depok

Selanjutnya terdakwa menemui Selo untuk mengambil narkotika jenis sabu sebanyak 1 paket dengan berat 3 gram, kemudian Selo menyerahkan narkotika jenis sabu tersebut kepada terdakwa“. Diketahui belakangan, pada 8 Januari lalu, barulah Rio dihubungi oleh Selo untuk membawa sabu yang sudah dipisahkan, beserta alat hisapnya ke halaman parkir Jl Makam Pahlawan, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

Sekitar 15 menit menunggu, selanjutnya Doni Agusman dan Dani Saputra selaku anggota kepolisian Daerah Metro Jaya mengamankan terdakwa dan melakukan penggeledahan. Mereka akhirnya menemukan 1 buah tas kecil warna hitam yang di dalamnya terdapat 1 kantong plastik klip narkotika jenis sabu dengan berat 0,48 gram dan satu kantong plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat 1,75 gram dan beserta dua alat hisap” terang tulisan dalam website tersebut.

Pihak PN Jakarta Selatan sendiri rupanya juga mengakui adanya sidang atas nama Rio Reifan yang dilakukan 22 Juni kemarin. “Benar, ada sidang atas nama Rio Reifan. Sidang pertama tanggal 9 Juni, yang kedua 15 Juni dan yang terakhir 22 Juni, kemarin” ujar salah seorang petugas PN Jakarta Selatan. Walau polisi memilih bungkam dengan kasus ini, adanya keterangan pihak pengadilan serta terkuaknya kronologi tersebut cukup membuktikan nama Rio Reifan yang terkait kasus narkoba.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...