Banyak Serial India, Stasiun TV Antv Ditegur KPI

Bagi anda penggemar serial asing di stasiun TV ANTV, mungkin kabar ini merupakan kabar yang tidak mengenakkan untuk anda. Pasalnya, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melayangkan teguran pada stasiun TV ini, karena dianggap terlalu banyak menampilkan serial India. Sebagai sebab, KPI menjelaskan banyaknya serial asing tersebut dan jam tayangnya yang cukup lama tidak sejalan dengan UU penyiaran yang memiliki tujuan untuk memajukan budaya bangsa Indonesia.

Banyak Serial India, Stasiun TV Antv Ditegur KPI~simomot.com
Banyak Serial India, Stasiun TV Antv Ditegur KPI~simomot.com

Surat yang dilayangkan KPI ini, terhitung sejak kemarin, 15 April 2015, dan dalam pernyataannya memuat alasan teguran tersebut. Bukan tanpa dasar, surat teguran ini dilayangkan atas tinjauan langsung dari KPI perihal banyaknya serial asing dari India tersebut yang menurut pemantauan berjumlah 6 serial, yakni Navya, Krishna, Kejayaan Mahabrata, Shakuntala, Jhoda Akbar, dan Abad Kejayaan.

Selain dari tinjauan KPI, keluhan dari masyarakat juga ikut menjadi pertimbangan dilayangkannya surat teguran ini. Sebab aduan masyarakat antara lain, karena merasa keberatan program televisi di Indonesia yang terlalu banyak didominasi tayangan dari negara lain, bukan dari Indonesia. Bunyi surat teguran dari KPI sebagai berikut:

Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) berdasarkan kewenangan menurut Undang-Undang No.32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), pengaduan masyarakat, pemantauan, dan hasil analisis menilai bahwa program-program asing yang ditayangkan oleh ANTV tidak memperhatikan ketentuan tentang Program Siaran Asing sebagaimana diatur dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012. Program-program siaran asing tersebut disiarkan melebihi 40% (empat puluh per seratus) dari waktu siaran per hari (hasil monitoring KPI Pusat tanggal 2 April 2015).
Selain itu, KPI Pusat mencermati bahwa mayoritas program siaran ANTV didominasi oleh 1 (satu) identitas kebudayaan asing tertentu dan hal tersebut tidak sejalan dengan ketentuan Pasal 35 UU Penyiaran bahwa isi siaran harus sesuai dengan arah penyiaran, yaitu memajukan kebudayaan nasional (Pasal 5 huruf j UU Penyiaran).
Berdasarkan hal tersebut, KPI Pusat memutuskan untuk memberikan peringatan agar saudara melakukan evaluasi internal, mengurangi jumlah durasi siaran program-program asing yang ditayangkan oleh ANTV, dan mengutamakan program siaran yang mempromosikan kebudayaan nasional.

Demikian agar peringatan ini diperhatikan dan dipatuhi. Terima kasih.

Dari surat tersebut, pihak stasiun TV ANTV, diharapkan mengadakan evaluasi ulang terhadap jumlah durasi siaran-siaran asing, dan juga lebih banyak menayangkan budaya serta keragaman bangsa Indonesia.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.