Bertepatan Hardiknas, Putri Menko Kemaritiman Luncurkan Buku Bertema Revolusi Mental

Sesuai dengan pembukaan UUD 1945 bahwa tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan juga merupakan salah satu faktor penentu masa depan suatu bangsa. Oleh karenanya, negara harus mementingkan elemen pendidikan dalam aspek kehidupan untuk mencapai Sumber daya manusia yang berkualitas memberi perhatian dalam mempersiapkan SDM yang kompetitif.

Masih ingatkah kita dengan istilah Djas Merah “Djangan sekali-kali melupakan sejarah”? Tampaknya istilah ini tepat untuk menggambarkan bahwa sejatinya bangsa ini tidak boleh melupakan sejarah yang telah melekat di bangsa ini. Ada ribuan hari bersejarah yang mengingatkan kita bahwa kita perlu bangkit dan mengubah cara pandang kita untuk memajukan bangsa ini menjadi sebuah negara maju dan bermartabat, yaitu hari Pendidikan Nasional yang di peringati setiap 2 Mei yang bertepatan dengan hari kelahiran Bapak Pendidikan kita, Beliau Ki Hajar Dewantara.

Buku Petualangan Lila dan Zio ~ peyualanganliladanzio.com
Buku Petualangan Lila dan Zio ~ peyualanganliladanzio.com

Bertepatan dengan hari pendidikan nasional, putri dari Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo, Dwiani Indraningsri meluncurkan buku yang berjudul Petualangan Lila dan Zio karangannya yang menceritakan tentang maritim dan revolusi mental yang dilaunching bertepatan di peringatan Hardiknas.
Buku Cerita Petualangan Lila dan Zio ~ petualanganliladanzio.com
Buku Cerita Petualangan Lila dan Zio ~ petualanganliladanzio.com

“Buku ini bercerita tentang maritim dan Revolusi mental. Saya berharap buku ini bisa membawa satu warna baru dalam menyampaikan pesan dan ajakan kearah yang lebih baik, inspirsi untuk sama-sama membangun bangsa, diawali dari Revolusi mental,” ujar sang Menteri.

Sang penulis, Dwiani Indraningsari membeberkan bahwa buku cerita “Petualangan Lila dan Zio” ini merupakan kumpulan lagu anak-anak yang dikemas dalam buku cerita bergambar. Buku ini ditulis dengan latar belakang minimnya lagu anak-anak yang beredar. Sehingga banyak anak-anak yang menyanyikan lagu-lagu yang kurang pantas bila dilihat dari usianya.

Selain itu di era modern seperti sekarang ini sangat jarang orang tua yang mau mendongeng buku cerita kepada anak anaknya. Mungkin karena terbatasnya sumber bacaan yang bisa dijadikan dongeng, selain itu dampak positif dari mendongeng adalah membiarkan anak berimajinasi dan kemampuan kreativitas anak akan meningkat.

Dengan alasan inilah Dwiani selaku penulis membuat buku cerita musikal berjudul tentang petualangan kakak beradik Lila dan Zio. Di dalam buku juga ada CD yang berisi musik karaoke sehingga para orangtua dapat ikut menyanyikan lagu-lagu di dalam cerita pada saat membacakannya untuk anak-anak mereka. Dengan adanya buku ini, diharapkan misi edukasi-kreatif dapat tercapai.

Sopian Ahmad

Kuli Tinta yang lagi magang di alam pikirannya sendiri. Good Listener, Analyst, Problem Solver. Stay Foolish, Stay Hungry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.