Diputus Pacar, Dokter Vonis Cewek Ini Alami Penyakit ‘Sindrom Patah Hati’

Bagi kalian yang pernah jatuh cinta, pasti tahu pahit manisnya menyerahkan perasaan setulus hati pada seseorang.

Namun demikian, jika perasaan tersebut ternyata tidak berbalas, maka yang terjadi adalah sergapan rasa sakit yang amat menyiksa. Namun yang dialami oleh seorang gadis di Tiongkok berikut ini sedikit berbeda.

Salah satu hal terburuk bagi orang yang sedang jatuh cinta adalah diputus atau ditinggalkan begitu saja. Kadang hal ini membuat kita sakit hati.

Namun demikian, problematika semacam itu ternyata juga bisa menyebabkan kita mengalami masalah medis yang sesungguhnya! Menurut Oriental Daily, seorang wanita usia 32 tahun dari Wuhan, Hubei, mengalami apa yang disebut ‘sindrom patah hati’ usai diputus oleh pacarnya.

Xiao Xiao ditinggalkan sang kekasih setelah mereka hampir setahun menjalin hubungan. Ia menjadi amat sedih dan depresi, tak nafsu makan dan sulit tidur.

Wanita satu ini tak pernah berpacaran sejak lulus kuliah. Ia dikenalkan pada pria yang kini jadi mantannya oleh seorang teman dan keduanya langsung merasa cocok kala itu. Usai menjalin hubungan selama setahun, sang cowok tiba-tiba meninggalkannya dan membuat Xiao Xiao patah hati.

Dikabarkan usai kejadian tersebut Xiao Xiao menjadi tak bisa fokus pada pekerjaannya dan ia memutuskan tinggal di rumah untuk mengobati luka hatinya.

Yang mengerikan, pada 28 Agustus, Xiao Xiao tak bisa bernafas dan mengalami sakit di bagian dada. Kebetulan, hari tersebut bertepatan dengan hari Valentine menurut kalender Tiongkok dan banyak pasangan kekasih yang membagikan foto-foto mesra mereka di media sosial.

Khawatir, keluarga Xiao Xiao dengan cepat membawanya ke rumah sakit. Di sana, Dr Yang lantas menjelaskan bahwa Xiao Xiao mengalami stress cardiomyopathy. Kondisi tersebut dipocu oleh emosi yang begitu intens atau sebuah tekanan fisik.

Dr Yang menambahkan bahwa kondisi ini dikenal dengan nama ‘sindrom patah hati’, karena apa yang dirasakan hampir mirip dengan gejala yang muncul ketika seseorang mengalami patah hati.

Kondisi ini biasanya dialami oleh wanita berusia 30 hingga 50 tahun, namun bisa dibati dengan mudah. Kasus semacam ini cukup jarang, namun kita harus tetap berhati-hati dan langsung mintalah bantuan dokter jika mengalaminya.

Aluna Nayaka

My formula of living is quite simple. I get up in the morning and I go to bed at night. In between I occupy myself as best as I can.