Diprotes Umat Muslim, Selena Gomez Pakai Baju Tertutup Saat Konser di Malaysia

Selena Gomez akhirnya memutuskan untuk memakai pakaian yang sopan dan tertutup, saat sedang konser di Malaysia. Meskipun sempat menerima protes dari sebagian umat Muslim di sana, namun keputusan Selena untuk mengenakan pakaian yang lebih sopan cukup diapresiasi oleh warga setempat.

Diprotes umat Muslim Malaysia, Selena Gomez pakai baju tertutup saat konser tur revival di sana
Diprotes umat Muslim Malaysia, Selena Gomez pakai baju tertutup saat konser

Malaysia merupakan salah satu negara yang disambangi Selena Gomez untuyk tur Revival-nya kali ini. Konser yang dilakukan oleh mantan kekasih Justin Bieber itu, dihelat pada tanggal 25 Juli yang lalu dan bertempat di Malawati Indoor Stadium, Shah Alam, Malaysia. Namun ternyata konser Selena Gomez ini sempat mendapat protes dari organisasi Muslim muda Malaysia, yang menamai diri sebagai PAS Youth.

Mereka menyebut Selana yang terbiasa berpakaian seksi saat konser, akan menodai kesucian bulan Syawal di negara tersebut. Protest pun digelar dan mereka sempat menentang konser tersebut dilakukan di negera itu. Namun Selena yang tetap datang ke Malaysia, memilih jalan aman dengan mengenakan pakaian yang sopan dan tertutup saat konser.

Ia terlihat mengenakan kaus lengan panjang dan juga celana longgar, yang membuat penampilanya lebih sopan dan tertutup. Keputusan Selena ini mendapat apresiasi dari umat Muslim di Malaysia. Meski begitu, mereka tetap menyayangkan aksi panggung yang dinilai terlalu berlebihan dan seksi dari para penari latar Selena.

“Alhamdulillah. Ini adalah kesuksesan bagi mereka yang ingin memastikan para artis dari luar negeri, agar tak sekali-kali menodai kepercayaan dan rasa hormat kita terhadap Islam sebagai agama resmi di negara ini” ujar ketua PAS Khairil Nizam Khairudin, seperti yang dilansir BERANDA dari freemalaysiatoday.com.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.