Duh, Charly ‘Setia Band’ Dilaporkan Ke Polisi, Ada Apa?

Lama tak terdengar kabarnya, Charly ‘Setia Band’ kembali dengan kabar mengejutkan. Pasalnya, Charly dipolisikan atas tuduhan kasus penggelapan uang ratusan juta rupiah. Uang tersebut kabarnya berasal dari 3 buah lagu yang digarap oleh manajemen Charly, Pangeran Cinta. Sang pelapor, bernama Wira Pradana yang berprofesi sebagai pengusaha, datang ke Polda Jawa Barat untuk melaporkan mantan vokalis band ST12 tersebut.

 Charly 'Setia Band' dilaporkan ke polisi~liputan6.com
Charly ‘Setia Band’ dilaporkan ke polisi~liputan6.com

Menurut laporan Wira, pihaknya telah dirugikan, karena telah membeli saham dari Pangeran Cinta Manajemen. Ia juga menjelaskan bahwa pihak manajemen Charly tersebut, tidak melaporkan keuntungan dari 3 lagu yang telah digarap oleh mereka. “Tidak ada komunikasi dari pihak Charly, maka dari itu kami melaporkannya hari ini” ujar kuasa hukum dari Wira Perdana, setelah selesai melaporkan kasus tersebut ke Polda Jawa Barat.

Lebih lanjut, menurut Ali, pihak kliennya telah mengirimkan surat somasi ke pihak Charly, namun terus menerus diabaikan. Bahkan, surat terakhir yang dikirim kembali kepada pihak Wira sebagai pengirim. Dari keterangan jasa pengirim surat, rumah yang dihuni Charly telah kosong. Mengenai perjanjiannya dengan Charly, diterangkan bahwa pihak Wira akan mendapatkan keuntungan dari penjualan CD, kaset dan juga RBT yang digunakan.

Tiga lagu yang menjadi proyek antara pihak Wira Pradana dan pihak manajemen Charly yakni ‘Jangan Ada Air Mata Ini’, ‘Jinak-jinak Merpati’, dan ‘Kamu Emang Benar’ yang dibawakan oleh istri dari Charly, Regina Van Houten. Sayangnya, tidak satupun keuntungan maupun laporan keuangan dari lagu tersebut didapatkan pihak Wira. Hal tersebut pun dijadikan dasar Wira untuk melaporkan Pangeran Cinta Manajemen yang digawangi Charly tersebut.

Kasus ini sendiripun sudah masuk ke dalam laporan Polda Jawa Barat, dengan kasus utama penggelapan uang oleh pihak Charly. Pihak Polda Jawa Barat sendiri belum bisa menjelaskan detil kasus ini, karena laporan tersebut baru saja dilaporkan “Kami belum bisa menjelaskan. Laporannya pun baru masuk. Untuk kasus ini kami masih akan mempelajari untuk penyidikan lebih lanjut” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.