Eagles of Death Metal Berlinang Air Mata Membicarakan Penyerangan Paris

Band rock asal Amerika, Eagles of Death Metal, akhirnya mulai bicara sejak peristiwa penembakan di Paris minggu lalu. Ini merupakan wawancara pertamanya sejak kejadian tersebut.

Eagles of Death Metal Berlinang Air Mata Membicarakan Penyerangan Paris
Eagles of Death Metal mulai buka suara mengenai kejadian penyerangan di Paris (foto: time.com)

“Beberapa orang sembunyi di ruang ganti kami dan para pembunuh bisa mendapatkan mereka dan membunuh mereka semua, kecuali seorang anak yang sedang sembunyi di bawah jaket kulitku.” ujar Jesse Hughes saat diminta untuk menceritakan kembali kejadian tersebut kepada Vice.

Jesse Hughes masih mengingat runtutan kejadian (foto: dailymail.co.uk)
Jesse Hughes masih mengingat runtutan kejadian (foto: dailymail.co.uk)

Sambil berlinang air mata dia menambahkan ” Orang-orang disana ketakutan. Alasan hebat mengapa banyak orang yang tewas dibunih disana ialah karena banyak orang yang tak ingin meninggalkan teman mereka. Begitu banyak orang yang mengutamakan orang lain.”

Kejadian di Paris tersebut menewaskan sekitar 89 orang yang sedang berada dalam arena konser band, teaterBataclan, yang digawangi oleh Jesse Hughes dan Joshua Homme tersebut. Akibat kejadian tersebut, Nick Alexander, yang khusus menangani merchandise band rock tersebut, tewas dalam kejadian yang menewaskan sekitar 130 orang.