Emma Watson Ungkap Efek Perceraian Orang Tuanya

Meskipun mendapatkan jutaan euro karena perannya sebagai Hermione Granger dalam film Harry Potter, Emma Watson ternyata pernah merasa gusar. Kepada majalah Porter, Emma Watson mengaku bahwa dirinya pernah mengalami tekanan yang berat saat menerima banyak perhatian dari global saat usianya 10 tahun ketika pertama di casting dalam film Harry Potter. Emma Watson mengaku bahwa dirinya iri dengan teman-temannya yang memiliki kehidupan normal dibandingkan dirinya yang harus berdiri di karpet merah.

Emma Watson yang orang tuanya mengalami perceraian mendapatkan efek besar kepada perspektifnya mengenai cinta (foto: wearesodree.com)
Emma Watson yang orang tuanya mengalami perceraian mendapatkan efek besar kepada perspektifnya mengenai cinta (foto: wearesodree.com)

“Aku habiskan waktu lebih dari setengah waktu hidupku untuk berpura-pura menjadi orang lain. Ketika teman-temanku mengubah warna rambutnya dan mencari tahu jati diri mereka, sedangkan aku mencari tahu siapa Hermione dan bagaimana hal terbaik untuk menggambarkannya. Aku dulu sering mari rasa dan menjauh dari semua seperti di red carpet hanya untuk melalui gosip-gosip yang tersebar.”ujar aktris yang akan membintangi ‘Beauty and The Beast’ tersebut.

Tak hanya itu, Emma Watson juga ungkapkan bahwa perceraian dari orang tuanya memberinya dampak akan hubungannya. Bintang berusia 25 tahun tersebut mengatakan bahwa perceraian orang tuanya mengajarkan dirinya tak ada aturan dalam cinta,” Sebagai seorang anak yang orang tuanya bercerai, aku sering mencari sebuah rumus yang sempurna mengenai cinta. Aku rasa pelajaran terbesar yang aku pelajari ialah tak ada aturan dalam cinta. Duduk dengan ketidaknyamanan dan jangan pergi dari hal tersebut.”