Evi Masamba Jadi Pemenang, Sang Ibu Jadi Bahan Hujatan

Gelaran Dangdut Academy 2 sudah usai digelar, Evi Masamba telah diumumkan sebagai pemenang. Namun, rupanya ada satu hal menyedihkan yang dituai ibunda Evi lantaran sang anak yang telah terpilih sebagai jawara Dangdut Academy 2 ini. Berbagai kisah sedih yang diungkap Evi nyatanya membuat sang ibunda ramai dijadikan bahan makian serta hujatan karena disebut-sebut meninggalkan Evi saat masih kecil.

Evi Masamba Jadi Pemenang, Sang Ibu Jadi Bahan Hujatan ~ fajar.co.id
Evi Masamba Jadi Pemenang, Sang Ibu Jadi Bahan Hujatan ~ fajar.co.id

Dibalik kemenangan Evi, rupanya sang ibunda menorehkan kisah sendiri yang begitu mengejutkan. Pasalnya, sang ibu yang diketahui tengah menetap di Kalimantan kerap kali menjadi bahan makian warga yang peduli terhadap Evi dan kisah pilunya yang ditinggal oleh sang ibu pasca bercerai dengan sang ayah. Di beberapa kesempatan sendiri, Evi memang pernah menceritakan perihal orang tuanya yang sudah bercerai dan sang ibu yang menikah lagi serta memilih untuk menetap di Kalimantan.

Mengalami hal ini, ibunda Evi lantas saja mengeluarkan uneg-unegnya dalam sebuah wawancara ketika ditemui beberapa waktu lalu. “Dampak kepopuleran ini apa? Evi dipuji-puji. Saya dimaki-maki orang. Dibilang ibu yang kejam. Ibu tidak bertanggung jawab. Dibilang 18 tahun tidak menemui Evi. Orang-orang ini, kan tidak tahu bagaimana jalan kehidupan saya. Seharusnya Evi juga berhati-hati sewaktu bicara di televisi. Karena jadinya saya yang dimaki-maki orang sampai mau berkelahi. Biar bagaimana pun, saya ini masih ibu kandungnya. Evi harusnya memikirkan perasaan ibunya juga” ujar ibunda Evi, Rusniati.

Ingin mengklarifikasi segala bentuk tudingan terhadapnya, ibunda Evi lantas membeberkan alasan kenapa dirinya meninggalkan Evi yang saat itu berumur 6 tahun. “Ya, kami memang hidup terpisah. Tapi itu, kan bukan salah saya. Salah bapaknya. Bagaimana kalau Anda di posisi saya? Dititip di mertua tapi tidak dinafkahi? Sampai saya lahirkan anak kedua, tidak dinafkahi juga. Saya dibiarkan begitu saja. Perempuan mana yang sanggup diperlakukan seperti itu? Itu alasan saya pergi dari rumah dan merantau. Saya pun pergi setelah Evi berusia 6 tahun, merantau, cari nafkah. Mengapa Evi tega bilang saya meninggalkannya? Bagaimana orang-orang ini bisa menyalahkan saya dan memaki saya seperti itu? Saya sakit hati. Siapa yang tidak sakit hati?” jelas Rusniati panjang lebar.

Walau begitu, ibunda Evi mengaku saat ini sudah dapat meredam emosinya, dirinya juga mengharapkan agar Evi tidak menjadi artis sombong dan selalu rendah hati. “Saya bangga Evi bisa meraih semua kesuksesan ini. Hanya pesan saya, jangan sampai Evi sombong. Jangan sampai Evi lupa asal-muasalnya, bagaimana hidupnya dari awal. Jangan hanya melihat ke atas tetapi lihat juga ke bawah. Kedua, ya, terhadap seorang ibu juga jangan lupa. Terkadang saya juga kecewa, tetapi balik lagi, sebagai ibu yang melahirkannya, ibaratnya saya tidak mau ada kata-kata saya yang dapat mematahkan semangatnya” ujar ibunda Evi lagi.

Ibu Evi Masamba sendiri sudah dua kali hadir di panggung Dangdut Academy, pertama kali pada panggung 10 besar dan juga malam konser kemenangannya. Hadiah umroh yang diterima Evi lantas diserahkan Evi pada Nenek, Ibu dan juga sang Ayah.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...