Fakta dan Sejarah Hari Bumi: Apa Kontribusi Kita Untuk Planet Ini?

22 April yang bertepatan dengan hari ini diperingati secara internasional sebagai Hari Bumi. Artinya, seluruh dunia yang aware dan peduli akan kelangsungan alam dan planet yang kita tinggali ini, akan merayakan Earth Day yang jatuh pada hari ini. Namun tentu saja bukan peryaan yang bersifat hura-hura yang pantas dilakukan untuk memperingati hari bumi yang jatuh pada hari ini.

Fakta dan sejarah di balik hari bumi yang selalu diperingati secara internasional pada 22 April ini
Fakta dan sejarah di balik hari bumi pada 22 April ini~usembassydublin.wordpress.com

Sejarah Earth Day sendiri dimulai ketika Senator Gaylord Nelson dari Winconsin melihat kerusakan yang terjadi di Santa Barbara, California pada tahun 1969. Saat itu, ada tumpahan minyak yang cukup besar di Santa Barabara yang menyebabkan kerusakan alam yang tak ringan. Sang senator lantas merekrut politikus Danis Hayes agar membantunya mengumpulkan dana dan dukungan untuk melakukan protes akan kesadaran terhadap lingkungan sekitar.

Pada tanggal 20 April 1970, 20 juta orang dari seluruh Amerika Serikat berkumpul untuk melakukan protes dan mencari jalan keluar untuk menyelamatkan bumi yang makin tua ini. Sejak saat itu, kepedulian atau awarness terhadap isu lingkungan diangkat menjadi peringatan Hari Bumi yang dirayakan setiap tanggal 22 April hingga hari ini. Selain itu, ada fakta unik dibalik tercetusnya tanggal 22 April ini sebagai hari bumi. Hari bumi dan kesadaran terhadap lingkungan ternyata juga berpengaruh pada atmosfir politik di seluruh dunia. Isu lingkungan yang selama ini terabaikan diangkat kembali dalam kongres-kongress dan pertemuan internasional.

kontribusi yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bumi kita tercinta ini sejalan dengan peringatan hari bumi
Kontribusi yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bumi kita tercinta~livescience.com

Fakta menarik lainnya meski telah dicetuskan tahun 1970, namun peringatan hari bumi secara global baru terselenggara pada awal tahun 1990an. Pada tahun itu, 200 juta orang lebih dari 141 negara di dunia melaksanakan aktivitas yang berhubungan dengan lingkungan untuk menyelamatkan bumi. Dan di tahun 2013, jumlah partisipan yang terlibat dalam penyelamatan lingkungan di hari bumi melonjak hingga 1 milyar orang di seluruh dunia. Lalu sudahkah Anda berkontribusi untuk menjaga planet ini?

Inilah planet dimana Anda tinggal, bernafas dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Seharusnya ada simbiosis mutualisme atau take and give antara manusia yang mendiami bumi, dengan planet tempatnya tinggal kini. Lalu apa sajakah kontribusi yang mungkin bisa kita lakukan untuk berterimakasih pada planet biru ini?

Sampah,sampah dan sampah. Dari kita kecil, ungkapan buanglah sampah pada tempatnya atau jangan buang sampah sembarangan sepertinya sudah tertanam di hati dan kepala kita. Saat kita telah dewasa, masihkah hal itu menjadi perhatian kita? Seharusnya ketika kita dewasa, ungkapan tersebut tak hanya berupa teori saja. Sudah saatnya bagi kita untuk bertindak dan memulainya dari diri sendiri. Mulai dari rumah kita sendiri, biasakanlah untuk tertib dan membuang sampah pada tempatnya. Jangan lupa tularkan kebiasan baik ini pada orang terdekat di sekitar tempat tinggal dan lingkungan kita.

Konsep reduce,reuse dan recycle adalah salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk menyelamatkan bumi kita tercinta in
Konsep reduce,reuse dan recycle ~www.ecopack.co.za

Recycle dan re-use. Recycle dan re-use adalah salah satu cara tepat untuk berterimakasih kepada planet biru dimana kita tinggal ini. Recycle lebih baik dan tepat untuk menghemat energi dan bahan baku untuk membuat sesuatu yang baru. Menggunakan barang lama yang masih bisa dipakai alias re-use juga menjadi cara tepat bagi Anda untuk menghormati ibu bumi dimana Anda tinggal kini.

Kurangi (reduce) penggunaan kantung plastik. Plastik adalah bahan yang sangat sulit sekalai terurai secara alami. Karena itu daripda kita menambah jumlah penggunaan kantung plastik, sebaiknya bawalah kantung belanjaan sendiri dan kurangi penggunaan bahan palstik dalam kehidupan sehari-hari.

Hijaukan lingkungan. Bencana yang terjadi di bumi ini tak lain adalah karena ulah manusia sendiri. Penggundulan hutan yang terjadi di seluruh dunia menyumbang hampir separuh lebih kerusakan di bumi ini. Lalu apa yang bisa kita lakukan? Penghijauan dan reboisasi adalah cara tepat untuk menyelamatkan bumi. Mulai dari halaman rumah Anda sendiri dan selamatkan bumi dari lingkungan terkecil kita ini.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.