Hakim Argentina Perintahkan Tangkap Justin Bieber

Diantara sederetan nama artis yang pernah terjerat kasus hukum, nama Justin Bieber dikenal yang paling sering berurusan dengan aparat hukum, atas kasus yang berbeda-beda. Setelah sebelumnya dilaporkan oleh supir limousine atas dugaan kasus kekerasan, kini Justin kembali dilaporkan atas kasus yang sama oleh pelapor yang berbeda. Kali ini, seorang fotografer menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh Justin bersama bodyguardnya ketika sedang berada di Argentina.

Justin Bieber kembali terherat kasus hukum~thatgrapejuice.net
Justin Bieber kembali terjerat kasus hukum~thatgrapejuice.net

Tidak main-main, hakim Argentina bahkan mengeluarkan surat pernyataan penangkapan untuk Justin, setelah pelantun lagu ‘Baby’ tersebut tidak mengindahkan panggilan pengadilan. Pada 2013 lalu, Justin dan Bodyguardnya melakukan pemukulan terhadap seorang fotografer yang ingin meliput kegiatan Justin disebuah klub di Buenos Aires, Argentina. Entah merasa terganggu dan tak ingin gambarnya diambil, Justin dan sang bodyguard tiba-tiba menyerang sang fotografer yang diketahui bernama Diego Pesoa. Akibatnya, Diego mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya.

Tubuh Diego Pesoa yang luka akibat pukaln Justin Bieber dan bodyguardnya~sitioandino.com
Tubuh Diego Pesoa yang luka akibat pukulan Justin Bieber dan bodyguardnya~sitioandino.com

Tak menerima hal tersebut, Diego secara langsung melaporkan Justin ke pihak hukum atas kasus kekerasan, disertai bukti yang cukup kuat. Saat dimintai keterangan oleh aparat berwajib, Justin ternyata tak mampu menjawab dengan baik, tuduhan yang ditujukan pada dirinya. Bukan hanya Justin, sang bodyguard juga harus ikut terseret atas kasus yang telah mencemarkan nama baik sang tuan.

Tahun ini, pihak hakim Argentina kembali memanggil mantan kekasih Selena Gomes tersebut, untuk dimintai keterangan terkait insiden pemukulan yang terjadi pada November tahun 2013 itu. Lebih lanjut Jika Justin terbukti melakukan kesalahan, pelantung ‘As Long As You Love Me’ itu tentu akan mendapat hukuman, mulai dari yang teringan, yakni 1 bulan penjara, hingga yang terberat 6 tahun penjara.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.