Hengky Kaliwarang Tetap Dibanjiri Pesanan Meski Berada Di Penjara

Hidup di balik jeruji besi tak membuat Hengky Kaliwarang lantas membuat kreatifitasnya juga ikut terbelunggu.  Desainer yang tersandung kasus dugaan penggelapan uang arisan senilai Rp 1,5 miliar ini tetap bekerja di balik jeruji besi.

Hengky Kaliwarang Dibanjiri Pesanan Meski Berada Di Penjara. ~bintang.com
Hengky Kaliwarang Dibanjiri Pesanan Meski Berada Di Penjara. ~bintang.com

Diakui, dirinya tetap menerima pesanan untuk rancangan baju ataupun gaun dari para pelanggannya. Karena berada di LP Cipinang, biasanya para pelanggan mendatanginya kesana. Dan jika selesai, baru kemudian Hengky menyuruh pegawainya untuk membuat rancangan sesuai desain pelanggannya.

“Masih (menggambar) setiap hari. Alhamdulillah, terima kasih kepada semua klien saya yang masih tetap mendukung dan memesan baju saya,” ucap Hengki,  Kamis (2/7/2015). “Biasanya mereka telepon ke pegawai saya, lalu pegawai datang ke saya. Lalu saya gambar,”

Dengan demikian, anggapan yang menyebut bahwa desainer andalan artis terkenal tersebut mulai ditinggalkan oleh para pelanggan setianya pun terpatahkan,  “Masih banyak (klien dan karyawan), alhamdulillah,” timpalnya lagi.

Saat ditanya perihal nota keberatan yang ia ajukan, ia mengungkapkan bahwa apapun hasilnya ia sudah siap menerimanya. Termasuk jika nota keberatan tersebut di tolak oleh Mejelis Hakim Yang Mulia. Dengan begitu, ia sudah ikhlas jika harus merayakan hari lebaran di balik jeruji besi. “Lebaran di mana saja ya. Banyak hikmah, saya bisa khusyuk ibadah, seperti tarawih bersama teman-teman di LP. Belajar mengaji lagi,” pungkasnya.

Hengki Kawilarang ditangkap polisi pada 15 April 2015 lalu. Desainer kondang itu dituding melakukan arisan bodong dan melarikan uang milik pakar herbal artis Jeng Ana. Akibat perbuatan Hengki, Jeng Ana mengaku mengalami kerugian sebesar Rp1,5 miliar. Dari total utang Rp1,5 miliar, Hengki baru membayar sebesar Rp100 juta. Oleh karena itu, Hengki diduga melanggar pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Dengan ancaman hukuman penjara paling lama empat tahun.

Nur Wahyuni Utami

a girl who loves get lost in books, loves watching people and busy having fun in front of monitor. Coffee enthusiast.