Ingin Beri Nama Pulau Dengan Nama Idol, Pemerintah Korea Dikritik Netizen

Belakangan ini, para netizen Korea dibuat geram lantaran usulan pemerintah Korea yang ingin memberi nama pulau-pulau tak berpenghuni dengan nama artis-artis Korea sekaligus dijadikan fanclub para artis tersebut. Menanggapi hal ini para netizen ramai-ramai melayangkan protes serta beragam bentuk kritikan pada pemerintah Korea yang dianggap memberikan ide buruk.

Ingin Beri Nama Pulau Dengan Nama Idol, Pemerintah Korea Dikritik Netizen ~ sbs.com
Ingin Beri Nama Pulau Dengan Nama Idol, Pemerintah Korea Dikritik Netizen ~ sbs.com

Ide pemerintah Korea yang baru-baru ini mencanangkan agar pulau-pulau tak berpenghuni diberi nama para idol Korea rupanya menarik beragam bentuk protes dari netizen. Oleh badan pariwisata Korea pulau-pulau tersebut diinginkan menjadi fanclub artis-artis ternama dan tentunya sebagai langkah untuk meningkatkan daya tarik turis terhadap pulau-pulau Korea, selain pulau Jeju.

Namun, alih-alih dukungan, bentuk kritik serta protes yang dilayangkan netizen pada pemerintah Korea banyak bermunculan setelah adanya kabar ini. Menurut para netizen, ide ini merupakan ide yang buruk dan disebut sebagai hal yang sia-sia. Bahkan tak sedikit pula netizen dari negeri ginseng ini menyebut ide tersebut merupakan omong kosong pemerintah Korea belaka.

Ide yang bagus. Mari kita buang semua fangirl bodoh ke sana dan biarkan mereka masuk dalam pertempuran hidup dan mati. Siapa yang mampu bertahan hingga akhir akan hidup selama satu bulan bersama idolanya. Aku yakin pasti banyak yang ingin ikut serta” tulis seorang netizen dengan sinis. Jika memang jadi diberlakukan, kemungkinan pulau tersebut tentu akan bernama ‘Pulau Kim Soo Hyun’ atau ‘Pulau EXO’.

Melihat kemungkinan ini netizen Korea makin ramai mengkritik adanya ide tersebut. “Terus apa yang terjadi jika artis tersebut bubar atau pensiun? Apakah kalian akan mengganti namanya lagi? Kalian pikir membuat sesuatu seperti ‘Pulau EXO’ akan menambah pemasukan? Ini sama saja mematahkan punggung banyak orang tua untuk membiayai anak-anak mereka agar bisa masuk ke pulau itu” imbuh seorang netizen. “Ini terdengar sangat bodoh” imbuh yang lainnya.

Wah, kalau ide seperti ini ada di Indonesia bagaimana ya? Apa nanti ada ‘Pulau Syahrini’ atau ‘Pulau Aliando Syarief’?

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...