Ini 5 Insiden Pelajar yang Hancurkan Citra Pendidikan Indonesia

Bertepatan dengan peringatan hari pendidikan yang jatuh pada hari ini, tanggal 2 Mei 2015, para pelajar sudah sepatutnya menyadari peranan mereka sebagai pemberi kontribusi besar bagi masa depan bangsa. Sayangnya, tak semua pelajar memahami posisi mereka sebagai pemuda/pemudi bangsa, kurangnya didikan hingga pengaruh lingkungan, menjadikan para pelajar tersebut bertindak diluar batas-batas moral dan mencoreng citra pendidikan Indonesia yang lama dibangun.

Ini 5 Insiden Pelajar Yang Hancurkan Citra Pendidikan Indonesia~kompasiana.com
Ini 5 Insiden Pelajar Yang Hancurkan Citra Pendidikan Indonesia~kompasiana.com

Hari ini, Indonesia kembali memperingati hari Pendidikan Nasional, yang juga sebagai peringatan hari lahirnya bapak pendidikan nasional Indonesia, Ki Hajar Dewantara. Dengan semboyannya yang berbunyi “ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani. (di depan memberi contoh, di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan)” Ki Hajar Dewantara begitu bersemangat untuk mencerdaskan bangsa ini. Sayangnya, semua perjuangan bapak pendidikan nasional itu harus dinodai dengan aksi-aksi yang dilakukan oleh para pelajar yang tak mengerti arti pendidikan yang sesungguhnya. Berikut ini, 5 insiden pelajar yang menghancurkan citra pendidikan Indonesia :

1. Pelajar Kedapatan Mesum Pasca UN
Pelajar Kedapatan Mesum Pasca UN~okezone.com
Pelajar Kedapatan Mesum Pasca UN~okezone.com

Memalukan. Kata tersebut tentunya cukup menjelaskan insiden yang terjadi di Kendal, Jawa Tengah ini. Betapa tidak, bukannya menenangkan diri dengan cara yang lebih baik, para pelajar ini malah menghabiskan waktu pasca UN dengan berbuat mesum disebuah hotel daerah pantai di Kendal. Salah satu pelajar itu mengaku dengan sengaja membooking kamar hotel tersebut selepas UN. Bahkan ada pula yang mengakui tujuannya menyewa kamar hotel tersebut memang untuk melakukan hubungan suami istri bersama pasangannya dengan alasan untuk melepas ketegangan pasca UN. Beruntung 10 pasang pelajar ini hanya diberikan bimbingan oleh pihak berwajib yang memergoki mereka dalam kamar hotel tersebut. Hal ini bagaikan tamparan keras bagi dunia pendidikan Indonesia mengingat begitu gampangnya para pelajar ini melakukan hal yang tak seharusnya mereka lakukan sama sekali.

2. Aksi Ugal-ugalan Dan Telanjang Di Jalan Raya
Aksi Ugal-ugalan Dan Telanjang Di Jalan Raya~tribunnews.com
Aksi Ugal-ugalan Dan Telanjang Di Jalan Raya~tribunnews.com

Aksi di Makassar, Sulawesi Selatan ini juga masuk dalam 5 insiden yang mencoreng citra pendidikan Indonesia. Kembali, hari terakhir UN diwarnai insiden ugal-ugalan para pelajar yang mengganggu pengendara lainnya. Tak hanya itu, salah satu pelajar bahkan nekat telanjang ditengah jalan. Insiden tersebut juga diwarnai aksi free style yang dilakukan pelajar tersebut menggunakan motor. Selain itu, para pelajar ini mencorat-coret baju seragamnya seolah telah lulus dari sekolah mereka, mereka juga tidak mematuhi aturan-aturan rambu lalu lintas, serta tidak memakai atribut keselamatan berkendara bak penguasa jalanan.

3. Tawuran Antar SMK Tewaskan Seorang Pelajar
Tawuran Antar SMK Tewaskan Seorang Pelajar~merdeka.com
Tawuran Antar SMK Tewaskan Seorang Pelajar~merdeka.com

6 April kemarin merupakan hari yang naas untuk salah satu pelajar sebuah SMK di kota Tangerang. Pelajar tersebut harus meregang nyawa akibat aksi tawuran yang dilakukan oleh para pelajar 2 SMK yang berbeda. Tak main-main para pelajar ini bahkan menggunakan samurai dalam aksi tawurannya tersebut. Seorang pelajar bernama Ahmad Arifin menjadi korban bacok samurai tersebut dibagian alis kanan. Setelah mendapat perawatan yang cukup lama, pelajar tersebutpun menghembuskan nafas terakhirnya diruang UGD rumah sakit setempat. Jika hal seperti ini siapa yang patut disalahkan? orang tuakah? atau guru? Insiden ini tentunya menambah daftar buruk aksi pelajar di Indonesia.

4. Penganiayaan Seorang Siswi Akibat Tatto
Penganiayaan Seorang Siswi Akobat Tatto~jogja.tribunnews.com
Penganiayaan Seorang Siswi Akobat Tatto~jogja.tribunnews.com

Karena masalah Tatto, seorang siswi sebuah SMA di kota Jogja harus menjadi korban penganiayaan pelajar SMA lainnya. Korban yang memiliki tatto Hello Kitty dianggap menantang pelaku yang memiliki tatto bergambar sama dibagian dadanya. Dengan menuliskan “apik (bagus) mana” korban menjadikan foto tattonya dan tatto pelaku sebagai profil picture di aplikasi messenger BBM. Tak terima hal tersebut, pelaku yang dibantu teman-temannya membawa korban ke daerah Bantul, Jogjakarta. Ditempat tersebut korban mengalami penganiayaan sadis dengan ditelanjangi serta disiksa, tak hanya itu saja korban juga mengaku dicukur paksa pada area vitalnya.

5. Pesta Bikini Untuk Pelajar
Pesta Bikini Untuk Pelajari~youtube.com
Pesta Bikini Untuk Pelajari~youtube.com

Event yang sempat menghebohkan netizen serta publik ini juga menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan tanah air. Betapa tidak, para pelajar diiming-imingi dengan event yang bertemakan pool party alih-alih dari pesta bikini. Lebih mirisnya, event yang diadakan oleh salah satu EO di kota Jakarta itu, ikut membawa-bawa nama beberapa SMA di ibukota tersebut. Walau sudah dikonfirmasi tentang tidak adanya keterlibatan dari pihak SMA tersebut, namun adanya event yang didukung oleh beberapa siswa dan siswi ini cukup jelas merusak citra pendidikan bangsa. Terbukti dari video promosi event tersebut yang melibatkan beberapa siswa didalamnya.

Inilah 5 insiden pelajar yang menghancurkan citra pendidikan Indonesia. Sudah sepatutnya para orang tua dan praktisi pendidikan mulai mengambil sikap tegas terhadap para pemuda/pemudi bangsa ini. Tanggung jawab untuk menuntut ilmu serta berperilaku baik tentunya menjadi sesuatu yang harusnya ditekankan oleh para siswa/siswi saat ini.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.