Ini Alasan Kenapa Video Porno Itu Bukan Contoh Yang Baik

Dalam beberapa kasus, beberapa pasangan biasanya memiliki sebuah rujukan dalam melakukan hubungan intim bersama pasangannya. Video porno terkadang menjadi salah satu dari sekian banyak rujukan yang digunakan para pasangan tersebut untuk mendapatkan variasi dalam bercinta. Sayangnya, beberapa hal dalam video porno tersebut bisa dibilang bukan contoh yang baik untuk diterapkan ketika ingin mencari variasi baru dalam bercinta.

Ini Alasan Kenapa Video Porno Itu Bukan Contoh Yang Baik~hipwee.com
Ini Alasan Kenapa Video Porno Itu Bukan Contoh Yang Baik~hipwee.com

Nah, tim Beranda.co.id kali ini ingin membahas mengenai, kenapa sih video porno itu bukan contoh yang baik untuk mencari sensasi berbeda dalam bercinta.

Gaya Yang Sulit

Gaya Yang Sulit~vemale.com
Gaya Yang Sulit~vemale.com

Seringkali dalam video porno ditemukan variasi gaya sulit yang dilakukan oleh para pemerannya. Biasanya variasi gaya tersebut merupakan tuntutan dari sang sutradara yang menginginkan adanya kesan tersendiri pada video tersebut. Sayangnya, tidak semua dari variasi gaya tersebut bisa bebas diterapkan oleh pasangan yang menontonnya. Gaya ekstrim tersebut tentunya dilakukan oleh orang-orang yang memang terbiasa melakukannya atau kerennya disebut sudah profesional. Beberapa bintang porno bahkan dikenal sebagai pelatih yoga, sehingga tak heran dapat melakukan gaya meliuk-liuk bak gurita tersebut. Alih-alih mendapat sensasi dan variasi berbeda, bisa-bisa pasangan anda bisa keseleo usai mempraktikkan gaya ini.

Ukuran Vital Besar = Kepuasan(?)

Ukuran Vital Besar = Kepuasan(?)~liputan6.com
Ukuran Vital Besar = Kepuasan(?)~liputan6.com

Biasanya, dalam beberapa video porno, ukuran alat vital bintang pria dari video tersebut selalu saja diatas rata-rata ukuran alat vital pria pada umumnya. Akibatnya, beberapa pasangan mengkonotasikan bahwa semakin besar alat vital maka semakin besar pula tingkat kepuasan yang didapatkan. Padahal jika dipikir-pikir, ukuran vital yang semakin besar, tentu beresiko menyakiti pasangan anda. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa titik kepuasan pasangan wanita, biasanya berada ditempat yang mudah dijangkau oleh pasangan, sehingga ukuran vital yang besar tak menentukan kepuasan dalam bercinta.

Jalan Cerita Tak Masuk Akal

Jalan Cerita Tak Masuk Akal~detik.com
Jalan Cerita Tak Masuk Akal~detik.com

Nah, yang ini biasanya ditemukan dalam video porno berdurasi panjang. Meski terlihat lebih teratur dan (sedikit) dramatis, terkadang jalan ceritanya tak masuk akal. Misalnya, bertemu dengan seseorang yang baru saja dikenal, dan 10 menit kemudian sudah beradegan ranjang layaknya suami istri dimalam pertama. Jika diterapkan dalam kehidupan biasa, tentunya hal ini sudah tak masuk akal, apalagi diterapkan dalam kehidupan berpasangan. Tidak mungkin anda yang sudah berpasangan bertemu dengan seorang pegantar surat, dan 10 menit kemudian mengajaknya beradegan ranjang.

Ejakulasi Diwajah Pasangan

Ejakulasi Diwajah Pasangan~kompas.com
Ejakulasi Diwajah Pasangan~kompas.com

Kalau yang ini biasanya terjadi di akhir video. Biasanya sang pria yang akan segera meraih puncak kenikmatannya dengan segera mengarahkan organ vitalnya ke wajah sang pasangan wanita, dan si wanita biasanya akan menerimanya dengan senang hati. Sayangnya, hal itu hanya dapat terjadi dalam video porno, dikehidupan nyata beberapa pasangan malah dianggap kurang ajar jika melakukan hal tersebut kepada sang pasangan wanitanya. Jadi, jangan pernah coba melakukan ini pada pasangan anda.

Lewat ‘Belakang’? No

Lewat 'Belakang'? No~detik.com
Lewat ‘Belakang’? No~detik.com

Maksud dari kata belakang ini adalah hubungan seks melalui dubur, alias anal seks. Jangan tertipu dengan ekspresi sang pemeran wanita dalam video porno ketika berteriak senang jika sudah mulai disetubuhi dari belakang. Selain beresiko bagi kesehatan, seks melalui anal ini bisa saja melukai pasangan anda. Walau beberapa pasangan mengakui adanya sensasi berbeda dari jenis seks ini, namun pada dasarnya jika dilakukan tanpa persiapan serta persetujuan dari kedua pihak, tentu hal ini sangat berbahaya. Seperti yang diketahui, anal merupakan saluran pembuangan yang mengandung banyak bakteri hasil olahan dari usus. Berhubungan seks melalui anal tentunya dapat mempertinggi resiko terjangkit penyakit lain yang disebarkan melalui bakteri.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.