Ini Cerita Ray Sahetapy Pasca Bintangi ‘Captain America : Civil War’

Sempat membuat heboh publik tanah air dengan keterlibatannya dalam proyek film garapan Marvel, Captain America : Civil War, kini aktor senior Ray Sahetapy siap membagikan ceritanya selama ikut berpartisipasi dalam proses syuting film tersebut. Disambut hangat oleh pihak Marvel, tentunya ada kesan tersendiri yang dirasakan oleh mantan suami Dewi Yull ini.

Ini Cerita Ray Sahetapy Pasca Bintangi 'Captain America : Civil War'
Ini Cerita Ray Sahetapy Pasca Bintangi ‘Captain America : Civil War’

Melakukan syuting di Atlanta selama beberapa hari tentu terdapat cerita unik yang siap diceritakan oleh Ray. Dalam wawancaranya dengan sebuah media, ray menyampaikan awal mula ia ditarik menjadi pemain dalam film tersebut. Ia menjelaskan bahwa aktingnya dalam film The Raid tak lepas menjadi salah satu faktor terpilihnya ia untuk ikut bermain, “Semua ini berawal dari keterlibatan saya dalam film The Raid: Redemtion. Film yang disutradarai Gareth Evans itu kan didistribusikan ke seluruh dunia. Dan aksi saya dalam film itu dilihat oleh pihak Marvel Studio. Dari sanalah mereka kemudian mengajak saya main di Captain America: Civil War ini” jelas Ray.

Rupanya dibalik ajakan tersebut Ray masih belum cukup familiar dengan pihak produksi Marvel. Ia bahkan mengaku sempat menolak ketika diajak untuk ikut bermain dalam film yang dibintangi Chris Evans tersebut. “Saya tidak tahu Marvel Studio itu sudah memproduksi film apa saja. Jadi saya belum tahu seperti apa track record mereka di dunia film. Selain itu ada pekerjaan di tanah air yang rutin saya lakoni. Karena jadwal syutingnya bentrok saya akhirnya menolak tawaran itu” ucapnya. Hal tersebut rupanya diceritakan Ray kepada beberapa kerabat terdekatnya, Ray mendapatkan komentar kekecewaan dari orang-orang tersebut karena telah menolak.
ray-civil

Mempertimbangkan hal tersebut, Ray kemudian meminta salah satu temannya yang kenal dengan orang dalam Marvel untuk¬†memberitahu bahwa Ray siap untuk ikut berpartisipasi dalam film tersebut. “Saya minta bantuan seorang teman untuk menghubungi pihak Marvel Studio. Intinya saya siap bermain di film terbaru mereka yang ditawarkan sebelumnya. Dan ternyata mereka menyambutnya dengan senang hati” akunya.

Ditanyai perihal casting, Ray menjawab bahwa ia tidak mengikuti casting sama sekali, dikarenakan pihak Marvel yang banyak mempelajari track record dari Ray sendiri dan menawarkannya secara langsung “Ternyata mereka tegaskan tidak ada casting. Saya memang diminta untuk langsung bermain. Soalnya track record saya seperti apa mereka sudah mengetahuinya. Setelah deal antara saya dan pihak Marvel Studio saya diminta mengirimkan ukuran jas, baju, celana, sepatu dan lain-lain yang akan digunakan untuk syuting“ucap pria kelahiran Sulawesi Tengah itu.

Hal lain yang dijelaskan oleh Ray ialah mengenai kerahasiaan informasi Marvel yang ia jaga, bahkan ia mengungkapkan harus menandatangani sebuah surat pernyataan untuk tidak membocorkan informasi mengenai film tersebut. “Mereka itu benar-benar ingin menjaga cerita dan karakter yang ada dalam film itu terjaga sampai waktunya tiba ditayangkan. Soalnya kalau diceritakan ke pihak luar, bisa ditiru oleh kompetitor. Dan kalau itu terjadi kredibilitas mereka dipertaruhkan. Makanya saya diminta menandatangi pernyataan kalau tidak akan menceritakan soal cerita film ini dan karakter yang saya perankan. Jadi kepada teman media dan teman-teman sineas mohon maaf sekali” tuturnya

Diakui pula oleh Ray, terdapat pengalaman besar yang ia dapatkan mengenai seluk beluk proses syuting yang dilakukan oleh kru Marvel, “Syuting yang mereka lakukan memang serius sekali. Semua direncanakan dengan persiapan yang matang. Lampu untuk syutingnya saja besar sekali. Bayangkan untuk mengangkatnya harus menggunakan crane khusus. pemeran figuran yang terlibat juga ratusan orang. Salah satunya ada orang Indonesia. Dia bilang mau jadi piguran saja susah, apalagi dapat peran seperti saya. Itu karena budget yang mereka anggarkan untuk syuting sebuah film memang besar” ucapnya.

Selepas mengikuti syuting film besar tersebut, Ray mengakui bahwa dirinya langsung ditawari beberapa film tanah air kembali. Sayangnya, Ray harus kembali mengatur waktu untuk syuting film tersebut yang selalu berbentrokan dengan syuting sitkom yang saat ini ia jalani, “Sudah ada beberapa pihak di tanah air yang meminta saya untuk main film. Cuma waktunya berkejar-kejaran dengan produksi sitkom ini. Semoga waktunya bisa diatur dengan baik. Dan semuanya bisa berjalan dengan baik” pungkas Ray dipenghujung wawancara.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.