Jelang Konser Tur, Rolling Stones Ubah konsep Panggung.

Terhitung lebih dari setengah abad legenda band rock dunia The Rolling Stones berkecimpung dengan dunia hiburan, khususnya di dunia permusikan. Setengah abad bukan waktu yang singkat untuk membesarkan namanya. Puluhan album telah dirilisnya dan tak terhitung berapa keping kaset yang terjual di seluruh dunia. Berkali-kali keliling dunia mengadakan konser tur, bahkan ribuan panggung telah mereka jajal. Tentu sang legenda tersebut telah merasakan asam garam dunia industri musik. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka khawatir jika kehilangan pesona di mata para penggemarnya. Pun takut jika para penggemarnya merasa bosan.

The Rolling Stone. ~ www.rollingstones.wpengine.netdna-cdn.com/
The Rolling Stone. ~ www.rollingstones.wpengine.netdna-cdn.com/

Kekhawatiran itulah yang mendorong mereka agar membuat inovasi dan strategi pemasaran yang baru untuk membuat para penggemarnya semakin antusias. Salah satu cara jitunya adalah dengan mempersembahkan lagu-lagu yang jarang mereka mainkan di atas panggung selama ini, seperti Sister MorphineMoonlight Mile, dan I Got the Blues. Dan kabarnya You Gotta Move, salah satu lagu di album Sticky Fingers , tak pernah lagi mereka mainkan sejak 1976. Disadur dari wawancara majalah Rolling Stone baru-baru ini, salah satu personilnya Michael Phillip Jagger  mengungkapkan bahwa mereka akan membawakan lagu-lagu lawas dari album Sticky Fingers dalam tur yang akan mereka gelar mulai 24 Mei nanti. Sticky Fingers sendiri merupakan album yang dirilis pada tahun 1971 dan termasuk salah satu album terbaik mereka. Mereka juga menuturkan bahwa album tersebut akan segera dirilis ulang untuk edisi mewah dan akan dipasarkan pada 26 Mei.

The Rolling Stones saat manggung. ~ aceshowbiz.com
The Rolling Stones saat manggung. ~ aceshowbiz.com

Namun, ada hal yang mengganjal di hati Jagger, ia kurang yakin apakah lagu-lagu lawas yang rencana mereka akan bawakan sesuai dengan kondisi stadion dengan kapasitas penonton yang banyak.Ia mengaku banyak lagu yang bernada pelan di album tersebut, dan tidak mampu menghibur penggemarnya. Meski begitu, mereka akan memainkannya sesuai rencana dan hanya bisa berharap yang terbaik. Stones akan memulai turnya di San Diego, Amerika Serikat, pada 24 Mei dan akan berlanjut ke kota-kota lain hingga berakhir di Quebec, Kanada, pada 15 Juli 2015.

Fathana Erlangga

Mahasiswa tanpa gelar yang sedang mencari jalan lurus. Rajin tidur agar semua mimpi tercapai. Pecinta wanita berambut panjang dan berkacamata. Masih terus belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.