Julia Perez Pernah ditawari Tidur Bareng 2M

Yuli Rachmawati atau yang lebih dikenal Julia Perez menerbitkan buku ‘Jupe: My Uncut Story’ didalam bukunya Jupe blak blakan bercerita tentang kehidupan pribadinya, mulai dari perjalanan cintanya, isu-isu tentang dirinya, hingga masalah pribadi yang selama ini ditutupi dari media massa. Buku ini dibuat setelah Jupe keluar dari Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

http://media.viva.co.id/images/2014/10/27/275853_jupe-luncurkan-buku-my-uncut-story.JPG
http://media.viva.co.id/images/2014/10/27/275853_jupe-luncurkan-buku-my-uncut-story.JPG

Pemeran Film Gending Sriwijaya ini mengarang Jupe: My Uncut Story karena membutuhkan teman curhat setalah keluar dari Rutan dan juga beberapa kasus yang menimpa dirinya saat itu, seperti kasus transfer uang senilai Rp 700 juta kepada pejabat di lingkungan Mahkamah Konstitusi.

http://www.thejakartapost.com/files/images2/sp-s4-c.img_assist_custom-560x332.jpg
http://www.thejakartapost.com/files/images2/sp-s4-c.img_assist_custom-560×332.jpg

“Pokoknya basic dari hati ke hati mulai dari curhat soal transfer, nikah siri, Gaston, kecantikan, kesehatan dan my boobs, oops, bra 36D!” terang, wanita kelahiran July 15 34 tahun silam itu.

Didalam buku itu juga Jupe membahas pernah ditawari oleh pria hidung belang tidur bareng dengan tarif 2M, Kejadian tersebut dikupas dalam sub judul tawaran bobo bareng di halaman 41.  Tawaran tersebut sudah berlangsung cukup lama, saat sedang maraknya situs situs yang menawarkan bisa tidur dengan para selebritis.

“Iyalah, gue adalah salah satu orang yang sering diajak bobo, jangankan oleh orang yang punya duit Rp 2 milliar, yang nggak punya duit juga berani ngajakin gue bobo,” ujarnya.

Lewat penerbit EnterMedia, Jupe pun menuliskan seluruh perjalanan hidupnya, mulai dari jeruji penjara, donor sperma, penyakitnya, dan juga tak luput kisah cintanya, tetapi sebagian kisah hidup Jupe dalam buku ini tidak menjelaskan secara blak-blakan, alur tulisannya pun lebih menjurus seperti rangkuman berita berita yang mewarnai hidup mantan Gaston ini.

Namun yang pasti, apa yang diceritakan dalam buku tersebut bukanlah setting-an atau sekadar sensasi untuk mencari popularitas. Ini merupakan kisah kehidupan yang memang dialaminya. “Di sini memang curhatan aku, nggak ada sensasi,” papar Jupe.

 

Yusuf Fikri

Mahasiswa yang lebih sering memandangi Monitor Komputer di Kantor (baca : Kamar) dari pada Papan Tulis di Kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.