Ken-Ken ‘Wiro Sableng’ : Dari Aktor Terkenal Dan Kini Menjadi Petani

Apakah kalian masih ingat dengan sinetrron ‘Wiro Sableng’ yang pernah booming tahun 1990-an silam? Sebuah kabar yang cukup mengejutkan datang dari aktor  pendekar kapak 212 tersebut, Herning Sukendro belum lama ini. Hampi semua media online Indonesia tengah gencar-gencarnya memberitakan Ken Ken –sapaan Herning Sukendro– yang dulu beraksi melawan para penjahat di layar kaca, kini hidup sederhana dan bersahaja sebagai petani. Hidupnya pun bahkan jauh dari hingar bingar dunia hiburan.

Ken-Ken ‘Wiro Sableng’ Dari Aktor Terkenal Dan Kini Menjadi Petani. ~ meredeka.com
Ken-Ken ‘Wiro Sableng’ Dari Aktor Terkenal Dan Kini Menjadi Petani. ~ meredeka.com

Kiprahnya di dunia keartisan sudah redup sejak dia pernah tersandung narkoba dan masuk penjara hingga akhirnya tak aktif lagi dunia artis. Keputusan terberat sepanjang karier keartisan pendekar sableng ini adalah berhenti dari dunia hiburan yang sudah membesarkannya. “Saya lebih menikmati kehidupan saya sekarang menjadi petani, back to nature. Hati lebih damai dan tentram,” ungkapnya, Rabu (1/7).

Pria berusia 45 tahun yang dulu tampil jenaka dan riang itu pun akhirnya bangkrut akibat hartanya yang terkuras karena narkoba. Mobil dan rumah, semuanya ia jual. Ia juga harus pinjam sana-sini demi memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Beruntung, semangat hidupnya tinggi. Ia bangkit dan meneruskan hidupnya dengan menjadi petani di sebuah dusun terpencil di wilayah Cimande, Caringin, Bogor.

Saat ditanya soal keinginannya untuk kembali terjun ke dunia hiburan, Ken belum bisa memutuskan apa-apa, “Belum kepikiran saya main sinetron lagi. Andai pun saya terjun lagi di industri sinetron yang saya maunya sinetron laga karena basic saya silat. Tapi saat ini belum ada kepikiran ke situ,” tutur ayah tiga anak ini.

Menurutnta, kesuksesan yang pernah diraih selama menjadi artis, adalah suatu nasib keberuntungan dari Yang Maha Kuasa. Semua orang punya ‘jatah’ keberuntungan sekali sumur hidupnya tergantung bagaimana dia menjaga dan mengembangkan keberuntungan tersebut.

“Saya sempat terpuruk dan merenung dengan kondisi saya pada waktu itu pecandu narkoba, uang habis, mobil dan rumah saya jual, makan susah harus pinjam uang. Di situ saya berpikir hidup tetap berjalan dan saya bangkit menjadi petani saja di desa ini,” tandasnya.

 

Nur Wahyuni Utami

a girl who loves get lost in books, loves watching people and busy having fun in front of monitor. Coffee enthusiast.