Kerap Labil, Psikolog Nilai Marshanda Tak Cukup Minum Obat Bipolar Saja

Meski sudah cukup lama tak muncul di layar kaca, segala aktivitas dan kegiatan Marshanda bisa dipantau melalui akun media sosial miliknya. Sayang beberapa postingan Caca di akun instagramnya sering kali membuat publik menilai negatif pada ibu satu orang anak ini. Termasuk tingkah Caca yang kerap dianggap labil, tak konsisten, kasar dan cenderung meledak-ledak.

Psikolog ikut bicara mengenai kondisi Marshanda yang kerap labil. Apa saran psikolog Lita Gading ini?~www.liputan6.com
Psikolog ikut bicara mengenai kondisi Marshanda~www.liputan6.com

Seperti beberapa waktu yang lalu Caca mengatakan akan membekukan instagramnya karena gerah mendapat komentar netizen yang menilai hidupnya. Namun hanya berselang beberapa jam saja setelah mengungah foto dengan caption yang meledak-ledak tersebut, Caca kembali mengunggha fotonya yang lain dan masih aktif di media sosialnya tersebut hingga kini.

Tak ayal jika banyak orang yang mengatakan mantan istri Ben Kasyafani ini labil, dan tak sedikit yang dengan teganya mengatakan Marshanda gila. Hal ini ternyata mendapat pengamatan juga dari psikolog Lita Gading. Seperti dilansir dari laman Bintang.com, psikolog cantik ini mengatakan bahwa artis cantik ini tak hanya cukup mengkonsumsi obat bipolar saja. Namun, dia membutuhkan sesuatu yang lebih mendalam seperti terapi untuk mengontrol perilakunya ini.

“Obat hanya bisa menyembuhkan sesaat. Setelah pasien minum obat harus dilanjutkan dengan terapi kognitif dan behavior,” papar Lita. Lita menambahkan gejala bipolar Marshanda sebenarnya sudah terlihat sejak 6 tahun yang lalu. Dan sekarang sepertinya bipolar yang diderita oleh artis cantik ini butuh sesuatu yang ekstra, selain hanya mengkonsumsi obat secara rutin.

Lita juga mengatakan bahwa penderita bipolar seperti Marshanda memang butuh pengobatan yang lama dan juga penuh denga kerja keras. Kombinasi psikolog dan psikiater serta konsumsi obat yang tepat akan membantu penderita bipolar yang sering labil seperti Marshanda. “Bipolar memang perlu upaya ekstra keras untuk menembuhkannya. Sekali lagi obat hanya bersifat sementara. Perlu terapi lanjut agar seseorang yang menderita bipolar bisa diupayakan sembuh,” jelas Lita Gading lagi.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.