Kilas Balik 70 Tahun Kemerdekaan Indonesia

“Tujuh belas agustus tahun empat lima..
Itulah hari kemerdekaan kita, hari merdeka nusa dan bangsa.
Hari lahirnya bangsa Indonesia.
Merdeka.. sekali merdeka tetap merdeka. “

Setelah lebih dari ratusan abad berjuang melawan penjajah, akhirnya Indonesia menikmati buah perjuangannya dari tujuh puluh tahun lalu hingga sekarang. Bahkan, dunia pun ikut menikmati kemerdekaan Indonesia, contohnya Google yang sekarang doodle-nya memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Ir. Soekarno mengikrarkan kemerdekaan Indonesia tepat pukul 10 pagi di Jl. Pegangsaan Timur, No.56 setelah konflik internal dengan para pemuda Indonesia hingga diculik ke Rengasdengklok. Bung Karno, panggilan akrab Soekarno akhirnya memutuskan bersama Moh. Hatta dan Sutan Sjahrir untuk merumuskan proklamasi di kediaman Laksamana Maeda.

proklamasi
Pembacaan teks proklamasi oleh Ir. Soekarno

Hanya lilin dan mesin tik yang diketik oleh Sayuti Melik satu-satunya pertahanan diri mereka. Jika sewaktu-waktu Jepang datang menggerebek Laks. Maeda, tentu proklamasi tidak akan diselesaikan. Namun, kemungkinan itu kecil karena malam itu bertepatan dengan riuhnya Hiroshima dan Nagasaki yang dibombardir oleh Sekutu, akibat penyerangan Jepang sebelumnya di Pearl Harbour. Alhasil, hari kemerdekaan Indonesia pun ditasbihkan pada 17 Agustus 1945.

Namun, hari kemerdekaan Indonesia ini tidak diakui oleh penjajah. Indonesia masih dalam status quo. Jepang memang berjanji akan mengakui kemerdekaan Indonesia, tetapi setelah 24 Agustus. Namun, setelah Jepang dibombardir dan bertekuk lutut kepada Sekutu, Indonesia kemudian mendesak untuk mempercepat hari kemerdekaannya segera diakui.

Jepang mengakui kemerdekaan Indonesia, tetapi untuk diserahkan kembali kepada Sekutu. Hal ini yang kemudian memicu konflik agresi militer untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sekutu yang dibonceng oleh NICA membuka peperangan di Surabaya, menewaskan A.W.S Mallaby di Jembatan Merah, dan kemudian memutuskan untuk menjajah Indonesia kembali.

Perjuangan Indonesia sangat panjang dan melelahkan, dimulai dari adanya perjanjian Linggarjati, Roem-Royen, dan Renville hingga pembentukan Republik Indonesia Serikat. Indonesia tetap mempertahankan kemerdekaan mereka hingga dibentuk Konferensi Meja Bundar. Pada konferensi ini, Indonesia resmi lepas dari segala bentuk penjajahan fisik, mental, atau material oleh penjajah.

Jika dibilang, kapan Indonesia merdeka, tentu setelah KMB barulah Indonesia resmi merdeka dari penjajah. Hal ini dikarenakan, untuk merdeka maka setidaknya harus ada pengakuan dari PBB atau dari negara yang sebelumnya menjajah. Bukan pada 17 Agustus seperti yang dirayakan hari ini.

Namun, titik balik perjuangan Indonesia yang berujung kemerdekaan tentulah hanya ada pada 17 Agustus 1945. Hari kemerdekaan Indonesia dimulai sejak Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan teks proklamasinya untuk menunjukkan Indonesia sudah merdeka.

“Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal2 jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.”